Sunday, February 15, 2009

TIDUR SEHAT

9 Comments
Seperti makan dan minum, tidur juga merupakan kebutuhan dasar hidup manusia. Namun banyak orang masih kerap mengabaikan pentingnya tidur karena berbagai hal misalnya para blogger yang kuat begadang 24 jam di depan komputer. Apa pun alasannya, perlu tidur cukup. Lebih dari itu, tidur juga perlu berkualitas.

Seperti apa tidur yang sehat itu?
Sejak kecil tidur perlu untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Tidur bermutu juga amat penting untuk menata memori. Berbagai informasi yang diterima hari ini bisa disimpan dan ditata kembali sebagai “arsip-benak” yang lebih baik pada saat tidur. Esok hari berikutnya akan gampang me-recall memori itu. Betul juga kata Bu guru yang bernasehat jangan kurang tidur menjelangujian; istilah populernya, jangan pakai cara SKS (sistem kebut semalam), agar memori tak berantakan saat ujian.
Selama tidur, sel-sel tubuh beristirahat, dan menjadi bugar kembali setelah cukup jeda. Seperti mesin apa pun, mesin tubuh juga ada waktunya untuk beristirahat. Tidur bentuk istirahat paling bermutu. Maka jangan abaikan pentingnya tidur. Karena tidur juga berfungsi sebagai perbaikan dan pemulihan.

Tidur bagi kita tak cukup hanya meperhitungkan berapa banyak waktu tidur, melainkan apakah tidurnya lelap. Adakah tahapan tidur normal dilampaui?? Tidur yang sehat bila tidurnya tergolong berkualitas.
Kita mengenal tahapan tidur REM (rapid eye movement) selain tahapan tidur NREM (non rapid eye movement). Gelombang tidur menempuh kedua tahapan tidur yang berbeda itu secara berganti-ganti.

Tidur yang sehat akan menempuh tahapan tidur REM empat-lima kali selama tidur atau sekira 3 (tiga) jam tanpa terbangun. Selebihnya tidur tahapan NREM.
Tidur dinilai berkualitas, bila tahapan tidur REM terpenuhi. Dalam tidur REM itu tidur memasuki tidur yang lelap. Pada masa itu mimpi biasanya muncul. Untuk melihat fase tidur itu ada, perhatikan pelupuk mata saat orang selagi tidur. Ada saat tampak gerakan pelupuk mata yang berkedut-kedut cepat (rapid-eye-movement), dan di episode lain yang seperti itu tak terjadi lagi (non-rapid-eye-movement). Apabila tidur tidak menempuh tahapan REM empat kali berturut, orang merasa tidurnya tidak cukup. Kendati durasi tidur sudah cukup, saat bangun tidur merasa masih kurang nyaman. Orang begini menderita tidur yang tak lelap.

Ya, kurang tidur hendaknya tidak perlu terjadi. Namun gaya hidup orang tertentu kini cenderung berisiko kurang tidur. Tuntutan pekerjaan atau alasan lain, kurang tidur lalu menjadi lazim. Hal ini bisa mengacaukan keteraturan jam biologis (sirkadian) tubuh.
Kurang tidur REM cenderung membuat orang jadi uring-uringan, gampang tersinggung, lekas marah, bahkan dapat menjadi banyak makan. Karena lebih banyak sisi buruknya, kurang tidur lelap seberapa mungkin perlu dikoreksi.

Selama tidur malam juga berlangsung proses detoksifikasi oleh tubuh. Proses ini penting untuk membuang semua zat racun sisa pembakaran tubuh. Bila tidur malam terus berkurang, proses penting ini tidak utuh berlangsung, sehingga tubuh masih menimbun racun yang mestinya dibuang itu. Tidur siang bahkan memberi nilai tambah. Menyisihkan waktur tidur siang beberapa puluh menit saja besar artinya untuk performa dan kinerja tubuh. Dapat mendukung produktivitas kerja, selain badan lebih bugar, angka kejadian kecelakaan dan kesalahan kerja menurun. Bila kurang tidur, selain penampilan umum, kulit dan rambut kelihatan tidak bugar; kulit kusam, rambut tidak bercahaya, lunglai, serta muram. Daya tahan tubuh yang kuat membutuhkan kecukupan tidur bermutu dan memadai. Itu sebab orang kurang tidur cenderung rentan terserang infeksi, “masuk angin”, atau menurunnya fungsi organ, khususnya jantung dan otak. Mendorong mesin tubuh terus aktif melakukan kerja tanpa cukup tidur, kurang jeda, akan lekas merusak mesin tubuh.

Orang yang sejak muda terbiasa kurang tidur, akan berbeda performa fisiknya dengan orang yang menjaga betul kecukupan tidurnya. Termasuk peluang untuk lebih sehat.
Naahhh dah pada insaf belum nehh kalau tidur berkualitas itu dibutuhkan???
Untuk itu, dikatakan sehat bukan saja ketiadaan penyakit fisik, tetapi jiwa kita pun perlu bugar.

sumber : sahabatnestle.co.id


Read more...

Tuesday, February 10, 2009

Kepribadianmu Menurut Golongan Darah

20 Comments
Di Jepang, ramalan tentang seseorang lebih banyak ditentukan oleh golongan darahnya daripada zodiak ataupun shio.
Mengapa demikian???
Katanya, hal ini disebabkan karena golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita sehingga menentukan psikologi kita. Benar apa tidak? Yuuuk mari kita cek.....

SIFAT SECARA UMUM :
  • A : terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas karena perfeksionis) yang kadang bikin orang mudah sebel
  • B : nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup
  • O : berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil
  • AB: unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda
BERDASARKAN URUTAN :
Yang paling gampang ngaret soal waktu :
1 B (krn nyantai terus)
2 O (krn flamboyan)
3 AB (krn gampang ganti program)
4 A (krn gagal dalam disiplin)

Yg paling susah mentolerir kesalahan org :
1 A (krn perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
2 B (krn easy going tapi juga easy judging)
3 AB (krn asal beda)
4 O (easy judging tapi juga easy pardoning)

Yg paling bisa dipercaya :
1 A (krn konsisten dan taat hukum)
2 O (demi menjaga balance)
3 B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4 AB (mudah ganti frame of reference)

Menurut survey, golongan darah yang paling disukai untuk jadi teman :
1 O (orangnya sportif)
2 A (selalu on time)
3 AB (kreatif)
4 B (tergantung mood)

Kebalikannya, teman yg paling disebelin/tidak disukai:
1 B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
2 AB (double standard)
3 A (terlalu taat dan scrupulous)
4 O (sulit mengalah)

MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN :
Yang paling mudah kesasar/tersesat
1 B
2 A
3 O
4 AB

Yg paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga:
1 O (jago olah raga)
2 A (persis dan matematis)
3 B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo,renang dan gulat Jepang bergolongan darah B)
4 AB (alergi pada setiap jenis olah raga)

Yg paling banyak jadi Direktur dan pemimpin :
1 O (krn berjiwa leadership dan problem-solver)
2 A (krn berpribadi "minute" dan teliti)
3 B (krn sensitif dan mudah ambil keputusan)
4 AB (krn kreatif dan suka ambil resiko)

Yang jadi PM Jepang rata2 bergolongan darah :
1 O (berjiwa pemimpin)

Yang paling gampang nabung :
1 A (suka menghitung bunga bank)
2 O (suka melihat prospek)
3 AB (menabung krn punya proyek)
4 B (baru menabung kalau punya uang banyak)

Yang paling kuat ingatannya :
1 O
2 AB
3 A
4 B

Yang paling cocok jadi MC :
1 A (kaya planner berjalan)

MENYANGKUT KESEHATAN :
Yang paling panjang umur :
1 O (gak gampang stress, antibody nya paling joss!)
2 A (hidup teratur)
3 B (mudah cari kompensasi stress)
4 AB (amburadul)

Yang paling gampang gendut
1 O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
2 B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
3 A (hanya makan apa yg ada di piring, terpengaruh program diet)
4 AB (Makan tergantung mood, mudah kena anoressia)

Paling gampang digigit nyamuk :
O (darahnya manis)

Yang paling gampang flu/demam/batuk/pilek:
1 A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
2 AB (lemah thd hygiene)
3 O (makan apa saja enak atau nggak enak)
4 B (makan, tidur nggak teratur)

Apa yg dibuat pada acara makan2 di sebuah pesta :
O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging2an)
A (ngambil yg berimbang. 4 sehat 5 sempurna)
B (suka ambil makanan yg banyak kandungan airnya seperti soup, soto, bakso dsb)
AB (hobby mencicipi semua masakan, "aji mumpung")

Yang paling cepat botak :
1 O
2 B
3 A
4 AB

Yang tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin :
1 B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
2 AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3 A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
4 O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)

Yang paling cepet tertidur
1 B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
2 O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah kena ngantuk)
3 AB (tergantung kehendak)
4 A (tergantung aturan dan orario)

Penyakit yg mudah menyerang :
A (stress, majenun/linglung)
B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)

Apa yang perlu dianjurkan agar tetap sehat :
A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)
B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit,meditasi, main catur)
O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega).

Yang paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian):
1 A
2 B
3 O
4 AB

Bener atau salah silahkan anda coba cek sendiri yahhhhh.................
Read more...

Sunday, February 1, 2009

Arti Kedipan Matamu .........

13 Comments
Saat kita berkedip, kelopak mata menyebarkan air ke seluruh permukaan bola mata agar tak kering dan tergores. Saat membaca, kita jarang berkedip, begitu juga saat lagi didepan monitor komputer pasti mata jarang kedip, sehingga mata menjadi kering dan pedih. Menurut pakar kesehatan; bertatapan langsung dengan objek dekat selama berjam-jam membuat mata cepat lelah, iritasi ringan, bahkan dapat menyebabkan mata minus.

Jumlah kedipan mata bervariasi, tergantung suasana hati, aktivitas, tingkat konsentrasi dan usia. Kita kerap kali berkedip di saat lelah dan saat peralihan seperti kita membalik halaman buku. Sesungguhnya, berkedip itu bukan melulu soal refleks. Perasaan tenang dapat mengurangi kedipan, sedangkan perasaan gelisah dan terkejut dapat memperbanyak kedipan. Psikopat tidak berkedip sebanyak manusia normal.

Kedipan juga menumpulkan aktivitas otak yang terkait dengan kesadaran visual. Itu mungkin agar kita tidak menyadari hadirnya kegelapan dalam beberapa mikro detik.

Tahukah anda bahwa kedipan itu memiliki banyak "misteri"??? Menurut Jennifer S. Holland, seorang bayi akan berkedip lebih sedikit (2 kedipan per menit) dibandingkan dengan orang dewasa. Hal ini dimungkinkan karena semua stimulus adalah baru bagi seorang bayi yang baru lahir. Orang dewasa yang cemas berkedip 50 kali per menit. Orang dewasa yang tenang berkedip 15 kali per menit.

Kedipan mata juga dapat menguji apakah seseorang berbohong atau tidak. Sebuah penelitian yang dilakukan Dr. Sharon Sheal dari Portsmouth University, Inggris, menunjukkan bahwa orang-orang yang berbohong akan lebih jarang berkedip ketika sedang menyampaikan kebohongannya. Menurut Dr. Sheal, ini disebabkan karena mereka membutuhkan konsentrasi dan usaha yang lebih keras untuk menciptakan cerita yang konsisten dan dapat dipercaya.

Oleh karena itu, setelah mereka selesai berbohong mereka akan cenderung berkedip lebih sering (sampai 8 kali lipat). Menurut Dr. Leal, hal ini diduga sebagai semacam sarana pelepasan setelah sebelumnya menahan kedipan mata.
Bagaimana dengan kedipan mata anda???????
Read more...
 

Lindung's Blog