Daya ingat seseorang bisa mengalami penurunan karena berbagai hal, salah satunya faktor usia. Namun sifat pelupa yang menandakan penurunan fungsi memori di otak bisa dicegah dengan beberapa vitamin dan nutrisi penting lainnya. Berikut Daftar vitamin yang bisa meningkatkan daya ingat
Asam lemak omega 3, vitamin B, vitamin C, vitamin D, dan vitamin E merupakan nutris yang sangat dibutuhkan untuk menjaga fungsi mental dan daya ingat khususnya pada lanjut usia atau lansia. Sebuah penelitian terbaru telah membuktikannya.
Asam lemak omega 3 adalah penting karena asam lemak sangat penting untuk metabolisme normal dan tidak dapat disintesis oleh tubuh. Vitamin B adalah kelompok vitamin yang larut air yang memainkan peran penting dalam metabolisme sel. Vitamin C adalah vitamin larut air yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan normal.
Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Kalsium dan fosfat adalah dua mineral yang penting untuk pembentukan tulang normal. Vitamin E adalah antioksidan yang larut dalam lemak yang menghentikan produksi spesies oksigen reaktif yang terbentuk ketika lemak mengalami oksidasi.
Penelitian tersebut telah melibatkan 104 pria dan wanita. Peneliti telah mengukur kadar nutrisi pada 104 pria dan wanita, dengan usia rata-rata adalah 87 tahun. Para ilmuwan juga melakukan scan otak untuk menentukan volume otak. Selain itu juga diberikan 6 tes umum yang digunakan untuk menilai fungsi mental. Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan dalam journal Neurology edisi 24 Januari.
Dalam penelitian tersebut semua peserta telah dikelompokkan umur, jenis kelamin, tekanan darah, indeks massa tubuh, dan faktor lainnya. Para peneliti menemukan bahwa, orang dengan kadar dalam darah tertinggi dari 4 vitamin tersebut, dinilai memiliki hasil tes kognitif yang lebih tinggi dan memiliki volume otak yang lebih besar dibandingkan dengan peserta yang memiliki kadar vitamin yang rendah.
Kadar asam lemak omega 3 dalam darah terkait dengan fungsi kognitif yang lebih baik dan pembuluh darah di otak yang sehat. Asam lemak omega 3 menunjukkan bahwa lemak dapat meningkatkan fungsi kognitif dengan cara yang berbeda.
Sedangkan kadar lemak trans yang lebih tinggi dalam darah, secara signifikan terkait dengan kemampuan mental yang terganggu dan volume otak lebih kecil. Konsumsi lemak trans juga meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dengan meningkatkan tingkat kolesterol LDL dan menurunkan kadar kolesterol HDL.
Hasil penelitian ini tidak dapat untuk menentukan apakah mengonsumsi suplemen nutrisi akan mengurangi risiko demensia. Namun, tidak ada salahnya mengonsumsi makanan sehat, seperti ikan, buah-buahan, sayuran, dan menjauhi lemak trans," Gene L. Bowman, seorang ahli saraf dari Oregon Health dan Science University seperti dilansir dari The New York Times, Selasa (3/1/2012).
Artikel Daftar vitamin yang bisa meningkatkan daya ingat dikutip dari detikHealth
Read more...
Showing posts with label Health / Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Health / Kesehatan. Show all posts
Wednesday, January 4, 2012
Friday, November 12, 2010
Manfaat Durian Untuk Kesehatan
Category: Fruits / Buah Enak, Health / Kesehatan
Penyakit yang Bisa Diatasi dengan Makan Durian. Mendengar durian yang terlintas di pikiran orang adalah buah lezat tapi jahat karena kadar lemaknya super tinggi. Tapi jangan takut dulu, jika dimakannya tidak berlebihan durian justru bisa jadi obat.
Durian paling banyak mengandung karbohidrat, lemak dan protein. Tak cuma itu, zat-zat lain seperti serat, kalsium, asam folat, magnesium, zinc dan besi juga ada di dalamnya.
Karena kalorinya yang tinggi, buah durian bersifat panas sehingga pasien diabetes atau ibu hamil sangat tidak dianjurkan makan durian.
Bayangkan saja dalam 100 gram durian terkandung 147 Kkal. Itu artinya ketika seseorang makan 1 kg durian, jumlah kalori yang ia dapatkan 1.470 Kkal atau sudah sebanding dengan porsi makannya selama satu hari.
Durian juga banyak mengandung gula meski ada kandung mangan yang bisa menjaga kadar gula tetap stabil. Bagi ibu hamil, durian diyakini tidak baik karena mengandung banyak gula dan sedikit alkohol.
Meski belum ada penelitian yang membuktikan bahwa durian memicu kontraksi dan keguguran, ibu hamil selalu dianjurkan untuk tidak terlalu banyak makan buah ini.
Gangguan pencernaan juga bisa terjadi jika durian dikonsumsi bersama dengan minuman beralkohol. Penelitian di University of Tsukuba, Jepang bahkan membuktikan kandungan sulfur pada durian bisa menghambat metabolisme alkohol dan bisa memicu kematian.
Nah, itu semua bahaya yang ada pada durian jika memakannya terlalu banyak atau dibarengi dengan makanan tinggi kolesterol lainnya seperti daging atau alkohol.
Di sisi lain, durian yang dijuluki sebagai 'raja buah' ini juga banyak manfaatnya yang tidak hanya didapatkan dari daging buahnya tapi kulit dan daunnya juga berguna. Kulitnya bisa untuk mengusir nyamuk dan mengobati kurap sementara daunnya banyak dipakai sebagai ramuan penurun panas.
Namun karena tidak banyak orang yang mengonsumsi daun durian apalagi kulitnya, manfaat dari daging buah durian yang lezat tentu lebih mudah didapatkan.
Dikutip dari Healthmad, Jumat (12/11/2010), berikut ini adalah beberapa penyakit yang bisa diatasi dengan makan buah durian yang tidak terlalu banyak.
1. Mengatasi sembelit karena banyak mengandung serat
2. Mengatasi anemia karena mengandung folat atau Vitamin B9 yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah
3. Menjaga kesehatan kulit karena mengandung Vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dan antipenuaan
4. Mengandung banyak potasium atau kalsium sehingga baik untuk keseahtan tulang dan persendian
5. Asal tidak dimakan berlebihan, kandungan mangaan dalam durian bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil
6. Mengandung senyawa tembaga yang bisa menjaga kesehatan kelenjar tiroid
7. Menjaga nafsu makan karena banyak mengandung thiamin atau Vitamin B1
8. Mengatasi migrain karena mengandung senyawa riboflavin atau Vitamin B2
9. Meredakan stres dan mengatasi depresi karena mengandung Vitamin B6 atau piridoksin
10. Menjaga kesehatan gigi dan mulut karena mengandung posphor.
Tapi jika Anda makan durian yang didapat malah badan tidak enak, coba cek lagi berapa banyak durian yang sudah dimakan dan apa saja teman makan duriannya sehingga memicu tak enak badan.
Durian paling banyak mengandung karbohidrat, lemak dan protein. Tak cuma itu, zat-zat lain seperti serat, kalsium, asam folat, magnesium, zinc dan besi juga ada di dalamnya.
Karena kalorinya yang tinggi, buah durian bersifat panas sehingga pasien diabetes atau ibu hamil sangat tidak dianjurkan makan durian.
Bayangkan saja dalam 100 gram durian terkandung 147 Kkal. Itu artinya ketika seseorang makan 1 kg durian, jumlah kalori yang ia dapatkan 1.470 Kkal atau sudah sebanding dengan porsi makannya selama satu hari.
Durian juga banyak mengandung gula meski ada kandung mangan yang bisa menjaga kadar gula tetap stabil. Bagi ibu hamil, durian diyakini tidak baik karena mengandung banyak gula dan sedikit alkohol.
Meski belum ada penelitian yang membuktikan bahwa durian memicu kontraksi dan keguguran, ibu hamil selalu dianjurkan untuk tidak terlalu banyak makan buah ini.
Gangguan pencernaan juga bisa terjadi jika durian dikonsumsi bersama dengan minuman beralkohol. Penelitian di University of Tsukuba, Jepang bahkan membuktikan kandungan sulfur pada durian bisa menghambat metabolisme alkohol dan bisa memicu kematian.
Nah, itu semua bahaya yang ada pada durian jika memakannya terlalu banyak atau dibarengi dengan makanan tinggi kolesterol lainnya seperti daging atau alkohol.
Di sisi lain, durian yang dijuluki sebagai 'raja buah' ini juga banyak manfaatnya yang tidak hanya didapatkan dari daging buahnya tapi kulit dan daunnya juga berguna. Kulitnya bisa untuk mengusir nyamuk dan mengobati kurap sementara daunnya banyak dipakai sebagai ramuan penurun panas.
Namun karena tidak banyak orang yang mengonsumsi daun durian apalagi kulitnya, manfaat dari daging buah durian yang lezat tentu lebih mudah didapatkan.
Dikutip dari Healthmad, Jumat (12/11/2010), berikut ini adalah beberapa penyakit yang bisa diatasi dengan makan buah durian yang tidak terlalu banyak.
1. Mengatasi sembelit karena banyak mengandung serat
2. Mengatasi anemia karena mengandung folat atau Vitamin B9 yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah
3. Menjaga kesehatan kulit karena mengandung Vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dan antipenuaan
4. Mengandung banyak potasium atau kalsium sehingga baik untuk keseahtan tulang dan persendian
5. Asal tidak dimakan berlebihan, kandungan mangaan dalam durian bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil
6. Mengandung senyawa tembaga yang bisa menjaga kesehatan kelenjar tiroid
7. Menjaga nafsu makan karena banyak mengandung thiamin atau Vitamin B1
8. Mengatasi migrain karena mengandung senyawa riboflavin atau Vitamin B2
9. Meredakan stres dan mengatasi depresi karena mengandung Vitamin B6 atau piridoksin
10. Menjaga kesehatan gigi dan mulut karena mengandung posphor.
Tapi jika Anda makan durian yang didapat malah badan tidak enak, coba cek lagi berapa banyak durian yang sudah dimakan dan apa saja teman makan duriannya sehingga memicu tak enak badan.
Read more...
Larangan Saat Hamil dan Alasannya
Saat hamil tidak semua kegiatan atau makanan dan minuman boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Ini dia penjelasan mengenai 5 larangan yang tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil.
Apapun yang dilakukan atau dikonsumsi oleh ibu hamil bisa mempengaruhi kehamilan dan kondisi janin yang dikandungnya.
Dikutip dari Healthland.time.com, Jumat (12/11/2010) ada penjelasan mengenai 5 larangan bagi ibu hamil, yaitu:
Alkohol
Organisasi kesehatan dunia (WHO) serta pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat (CDC) mendorong perempuan yang sedang hamil untuk tidak mengonsumsi alkohol setetes pun.
Hal ini karena konsumsi alkohol selama hamil dapat meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran prematur. Peminum alkohol berat dikaitkan dengan fetal alcohol syndrome yang gejalanya mencakup kecacatan pada wajah, IQ rendah, keterbelakangan mental, koordinasi buruk, perilaku agresif dan masalah lainnya.
Kafein
Kafein bisa melintasi plasenta sehingga meningkatkan laju jantung dan juga pernapasan janin. Satu hal yang menjadi kekhawatiran adalah kafein dapat mengurangi penyerapan zat besi pada ibu yang secara teoritis dapat memicu anemia. Karena perempuan hamil rentan terkena anemia, maka mengonsumsi kafein bisa memberikan efek buruk dan memperparah keadaan seperti pusing, kelelahan serta detak jantung tak teratur.
Studi tahun 2008 yang dimuat dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology menemukan konsumsi lebih dari 200 mg kafein (sekitar 10 ons kopi) per hari bisa meningkatkan dua kali lipat risiko keguguran pada usia kehamilan 71 hari. Studi lainnya menunjukkan konsumsi kafein terkait dengan cryptorchidism (testis yang tidak turun) pada bayi laki-laki.
Hot tubs (berendam air panas)
Tujuannya adalah menghindari peningkatan suhu inti tubuh yang dapat mempengaruhi perkembangan janin dan risiko keguguran terutama selama trimester pertama, dan berendam air panas juga dapat memicu terjadinya dehidrasi serta meningkatkan denyut jantung. Karenanya mandi kolam air panas atau sauna sebaiknya dihindari.
Selain itu perempuan yang tinggal di iklim panas harus lebih berhati-hati agar tidak terlalu panas dengan cara tinggal di dalam rumah, menggunakan AC serta menghindari udara panas.
Mewarnai rambut
Sebuah studi tahun 2005 yang didukung oleh National Institute of Health menemukan hubungan antara ibu yang mewarnai rambut sebelum atau selama hamil bisa meningkatkan risiko neuroblastoma, yaitu salah satu jenis kanker pada anak. Namun penyebab pastinya belum dapat diketahui dengan jelas, sehingga perlu dilakuakn studi lebih lanjut.
Meski demikian American Pregnancy Association menuturkan sedikit pewarna yang bersentuhan dengan kulit ibu bisa diserap oleh tubuh dan masuk ke dalam aliran darah.
Perjalanan udara
Beberapa kondisi kesehatan tertentu selama hamil bisa menimbulkan risiko saat melakukan perjalanan udara. Sebagai contoh, hipertensi selama hamil (preeclampsia) dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah yang nantinya berujung pada trombosis vena (deep vein thrombosis).
Sementara itu studi tahun 1999 menemukan pekerja udara memiliki risiko lebih tinggi mengalami keguguran selama trimester pertama. Karenanya sebelum ibu hamil bepergian menggunakan pesawat, pastikan untuk memeriksa kondisi kesehatan dan janin yang dikandungnya terlebih dahulu.[detikHealth]
Apapun yang dilakukan atau dikonsumsi oleh ibu hamil bisa mempengaruhi kehamilan dan kondisi janin yang dikandungnya.
Dikutip dari Healthland.time.com, Jumat (12/11/2010) ada penjelasan mengenai 5 larangan bagi ibu hamil, yaitu:
Alkohol
Organisasi kesehatan dunia (WHO) serta pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat (CDC) mendorong perempuan yang sedang hamil untuk tidak mengonsumsi alkohol setetes pun.
Hal ini karena konsumsi alkohol selama hamil dapat meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran prematur. Peminum alkohol berat dikaitkan dengan fetal alcohol syndrome yang gejalanya mencakup kecacatan pada wajah, IQ rendah, keterbelakangan mental, koordinasi buruk, perilaku agresif dan masalah lainnya.
Kafein
Kafein bisa melintasi plasenta sehingga meningkatkan laju jantung dan juga pernapasan janin. Satu hal yang menjadi kekhawatiran adalah kafein dapat mengurangi penyerapan zat besi pada ibu yang secara teoritis dapat memicu anemia. Karena perempuan hamil rentan terkena anemia, maka mengonsumsi kafein bisa memberikan efek buruk dan memperparah keadaan seperti pusing, kelelahan serta detak jantung tak teratur.
Studi tahun 2008 yang dimuat dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology menemukan konsumsi lebih dari 200 mg kafein (sekitar 10 ons kopi) per hari bisa meningkatkan dua kali lipat risiko keguguran pada usia kehamilan 71 hari. Studi lainnya menunjukkan konsumsi kafein terkait dengan cryptorchidism (testis yang tidak turun) pada bayi laki-laki.
Hot tubs (berendam air panas)
Tujuannya adalah menghindari peningkatan suhu inti tubuh yang dapat mempengaruhi perkembangan janin dan risiko keguguran terutama selama trimester pertama, dan berendam air panas juga dapat memicu terjadinya dehidrasi serta meningkatkan denyut jantung. Karenanya mandi kolam air panas atau sauna sebaiknya dihindari.
Selain itu perempuan yang tinggal di iklim panas harus lebih berhati-hati agar tidak terlalu panas dengan cara tinggal di dalam rumah, menggunakan AC serta menghindari udara panas.
Mewarnai rambut
Sebuah studi tahun 2005 yang didukung oleh National Institute of Health menemukan hubungan antara ibu yang mewarnai rambut sebelum atau selama hamil bisa meningkatkan risiko neuroblastoma, yaitu salah satu jenis kanker pada anak. Namun penyebab pastinya belum dapat diketahui dengan jelas, sehingga perlu dilakuakn studi lebih lanjut.
Meski demikian American Pregnancy Association menuturkan sedikit pewarna yang bersentuhan dengan kulit ibu bisa diserap oleh tubuh dan masuk ke dalam aliran darah.
Perjalanan udara
Beberapa kondisi kesehatan tertentu selama hamil bisa menimbulkan risiko saat melakukan perjalanan udara. Sebagai contoh, hipertensi selama hamil (preeclampsia) dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah yang nantinya berujung pada trombosis vena (deep vein thrombosis).
Sementara itu studi tahun 1999 menemukan pekerja udara memiliki risiko lebih tinggi mengalami keguguran selama trimester pertama. Karenanya sebelum ibu hamil bepergian menggunakan pesawat, pastikan untuk memeriksa kondisi kesehatan dan janin yang dikandungnya terlebih dahulu.[detikHealth]
Read more...
Monday, November 1, 2010
Benarkah Kedelai Memicu Kanker
Tahu, tempe, susu kedelai dan makanan lain dari kedelai ternyata tidak hanya menjadi sumber vitamin E. Riset juga membuktikan kedelai juga bisa menjadi pencegah kanker. Apa saja khasiat dahsyat kedelai ini?
Banyak penelitian menemukan kedelai adalah salah satu sumber makanan yang mampu mencegah kanker, khususnya kanker payudara. Mengapa demikian? Ternyata kedelai mengandung senyawa bernama isoflavon yang berperan sebagai estrogen ketika berada di dalam tubuh.
Sementara orang mempercayai kedelai bisa memicu kanker. Berdasarkan penelitian isoflavon yang ada pada kedelai justru memiliki pengaruh yang baik untuk tubuh selama di konsumsi dalam jumlah yang tepat. Di tahun 2008, the British Journal of Cancer menemukan fakta bahwa wanita Asia yang mengkonsumsi kedelai atau makanan yang berbahan dasar kedelai seperti tahu, tempe ataupun susu kedelai setiap hari memiliki resiko terkena kanker payudara lebih kecil dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya.
Ditahun 2009, American Journal of Clinical Nutrition mengadakan penelitian kepada sekitar 74.000 wanita di Cina yang berusia 40-70th. Para wanita yang mengkonsumsi kedelai setiap hari dalam kecenderungan terkena kanker payudara lebih kecil. Apalagi di masa premenopouse, jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi kedelai sama sekali.
Mengkonsumsi kedelai sejak remaja secara teratur akan bermanfaat saat tua nanti. "Studi ini menunjukkan bahwa asupan kedelai tinggi dapat mengurangi risiko kanker payudara," terang Wei Zheng, MD, Ph.D., profesor dan kepala, Divisi Epidemiologi di Vanderbilt University.
Menurut Wei Zheng, ketika tingkat estrogen dalam tubuh tinggi, isoflavon dalam kedelai tidak akan merusak estrogen alami dalam tubuh yang bisa menyebabkan kanker payudara. Ketika wanita memasuki masa menopouse, isoflavon bertindak sebagai estrogen di dalam tubuh meskipun tidak lah kuat. "Sehingga dengan kata lain, mengkonsumsi kedelai dan makanan keturunannya tidak akan menyebabkan resiko kanker payudara jadi meningkat." tutup Wei Zheng. [detikFood]
Banyak penelitian menemukan kedelai adalah salah satu sumber makanan yang mampu mencegah kanker, khususnya kanker payudara. Mengapa demikian? Ternyata kedelai mengandung senyawa bernama isoflavon yang berperan sebagai estrogen ketika berada di dalam tubuh.
Sementara orang mempercayai kedelai bisa memicu kanker. Berdasarkan penelitian isoflavon yang ada pada kedelai justru memiliki pengaruh yang baik untuk tubuh selama di konsumsi dalam jumlah yang tepat. Di tahun 2008, the British Journal of Cancer menemukan fakta bahwa wanita Asia yang mengkonsumsi kedelai atau makanan yang berbahan dasar kedelai seperti tahu, tempe ataupun susu kedelai setiap hari memiliki resiko terkena kanker payudara lebih kecil dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya.
Ditahun 2009, American Journal of Clinical Nutrition mengadakan penelitian kepada sekitar 74.000 wanita di Cina yang berusia 40-70th. Para wanita yang mengkonsumsi kedelai setiap hari dalam kecenderungan terkena kanker payudara lebih kecil. Apalagi di masa premenopouse, jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi kedelai sama sekali.
Mengkonsumsi kedelai sejak remaja secara teratur akan bermanfaat saat tua nanti. "Studi ini menunjukkan bahwa asupan kedelai tinggi dapat mengurangi risiko kanker payudara," terang Wei Zheng, MD, Ph.D., profesor dan kepala, Divisi Epidemiologi di Vanderbilt University.
Menurut Wei Zheng, ketika tingkat estrogen dalam tubuh tinggi, isoflavon dalam kedelai tidak akan merusak estrogen alami dalam tubuh yang bisa menyebabkan kanker payudara. Ketika wanita memasuki masa menopouse, isoflavon bertindak sebagai estrogen di dalam tubuh meskipun tidak lah kuat. "Sehingga dengan kata lain, mengkonsumsi kedelai dan makanan keturunannya tidak akan menyebabkan resiko kanker payudara jadi meningkat." tutup Wei Zheng. [detikFood]
Read more...
Friday, October 29, 2010
Makan Serat dan Vitamin D Cegah Flu
Category: Health / Kesehatan, Recipe and Food
Cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini dapat membuat kondisi tubuh turun drastis. Mudah kena flu dan mudah jatuh sakit. Padahal dengan selektif memilih makanan yang bisa menunjang daya tahan tubuh, virus flu tak bakal menyerang.
Memiliki tubuh sehat seumur hidup adalah dambaan setiap orang. Namun situasi dan kondisi lingkungan yang selalu berubah membuat daya tubuh mudah turun. Beragam virus yang menyerang mudah dihindari dengan daya tahan tubuh yang kuat. Coba saja hal berikut ini untuk membangun daya tahan tubuh.
1. Konsumsilah vitamin D: Jika cukup asupan vitamin D, maka kemungkinan kecil bakal terhindar dari masalah kesehatan, mulai dari flu sampai kanker. Vitamin D mudah didapatkan melalui paparan sinar matahari. Dalam dosis kecil ada pada ikan berlemak (salmon).
Penelitian baru di Amerika Journal of Clinical Nutrition menunjukan bahwa dengan mengkonsumsi suplemen dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Lebih dari 300 anak di Jepang yang mengkonsumsi vitamin D harian (1.200 IU) sebanyak 40%, sangat sedikit yang terkena serangan virus flu, dibandingakan yang tidak.
Studi menunjukan bahwa gizi dapat membantu sel kekebalan tubuh mengindentifikasi dan menghancurkan bakteri virus yang dapat membuat tubuh tak sehat, tutur Adit Ginde, MD, MPH, seorang peneliti kesehatan masyarakat di University of Colorado School of Medicine di Denver. Karena itu sebaiknya minimal mengkonsumsi 1.000 IU vitamin D (konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsi lebih).
2. Penuhi kebutuhan serat harian: Seseorang yang memenuhi kebutuhan serat selama enam minggu, terhindar dari infeksi bakteri. Menurut studi Jurnal Brain, Behavior dan Imunity, serat terdapat pada buah jeruk, apel wortel, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran berdaun hijau dan gandum yang dapat melawan peradangan, upayakan mengkonsumsi serat 25 sampai 38 grm sehari, ungkap seorang penulis utama Cristina Sherry, Ph. D., RD dari Universitas of Michigian, Ann Arbor.
3. Tetap Ramping: Menurut studi Tufts University orang dewasa yang memiliki berat badan berlebih dianjurkan untuk melakukan diet untuk mengurangi kalori hingga 50%. Ternyata berat tubuh yang ideal membuat daya tahan tubuh bekerja lebih baik dibandingkan mereka yang mengalami obesitas. Jadi ada baiknya mengontrol jumlah makanan yang masuk agar tidak terjadi kelebihan berat badan dan tubuh tidak mudah terserang penyakit.
Perlu diingat, jika sedang menurunkan berat badan,sebaiknya jagalah mutu diet dengan mengkonsumsi buah, sayuran dan sumber protein, seperti ikan, ayam dan susu rendah lemak agar tubuh anda tetap ramping dan sehat! [detikFood]
Memiliki tubuh sehat seumur hidup adalah dambaan setiap orang. Namun situasi dan kondisi lingkungan yang selalu berubah membuat daya tubuh mudah turun. Beragam virus yang menyerang mudah dihindari dengan daya tahan tubuh yang kuat. Coba saja hal berikut ini untuk membangun daya tahan tubuh.
1. Konsumsilah vitamin D: Jika cukup asupan vitamin D, maka kemungkinan kecil bakal terhindar dari masalah kesehatan, mulai dari flu sampai kanker. Vitamin D mudah didapatkan melalui paparan sinar matahari. Dalam dosis kecil ada pada ikan berlemak (salmon).
Penelitian baru di Amerika Journal of Clinical Nutrition menunjukan bahwa dengan mengkonsumsi suplemen dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Lebih dari 300 anak di Jepang yang mengkonsumsi vitamin D harian (1.200 IU) sebanyak 40%, sangat sedikit yang terkena serangan virus flu, dibandingakan yang tidak.
Studi menunjukan bahwa gizi dapat membantu sel kekebalan tubuh mengindentifikasi dan menghancurkan bakteri virus yang dapat membuat tubuh tak sehat, tutur Adit Ginde, MD, MPH, seorang peneliti kesehatan masyarakat di University of Colorado School of Medicine di Denver. Karena itu sebaiknya minimal mengkonsumsi 1.000 IU vitamin D (konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsi lebih).
2. Penuhi kebutuhan serat harian: Seseorang yang memenuhi kebutuhan serat selama enam minggu, terhindar dari infeksi bakteri. Menurut studi Jurnal Brain, Behavior dan Imunity, serat terdapat pada buah jeruk, apel wortel, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran berdaun hijau dan gandum yang dapat melawan peradangan, upayakan mengkonsumsi serat 25 sampai 38 grm sehari, ungkap seorang penulis utama Cristina Sherry, Ph. D., RD dari Universitas of Michigian, Ann Arbor.
3. Tetap Ramping: Menurut studi Tufts University orang dewasa yang memiliki berat badan berlebih dianjurkan untuk melakukan diet untuk mengurangi kalori hingga 50%. Ternyata berat tubuh yang ideal membuat daya tahan tubuh bekerja lebih baik dibandingkan mereka yang mengalami obesitas. Jadi ada baiknya mengontrol jumlah makanan yang masuk agar tidak terjadi kelebihan berat badan dan tubuh tidak mudah terserang penyakit.
Perlu diingat, jika sedang menurunkan berat badan,sebaiknya jagalah mutu diet dengan mengkonsumsi buah, sayuran dan sumber protein, seperti ikan, ayam dan susu rendah lemak agar tubuh anda tetap ramping dan sehat! [detikFood]
Read more...
Thursday, October 14, 2010
Mengurangi Nasi Bermanfaat Bagi Kesehatan
Nasi termasuk sumber karbohidrat yang paling enak dibanding ubi, jagung atau singkong. Makanya tidak heran jika orang Indonesia sangat tergantung dengan nasi. Tapi sebenarnya mengurangi makan nasi lebih banyak manfaatnya.
Jika rencana pemerintah membuat program 'Sehari Tanpa Nasi' atau 'One Day No Rice' menuai pro kontra, praktisi kesehatan justru melihat banyak manfaatnya buat kesehatan rakyat.
Tapi memang diakui tidak mudah mengubah pola pikir orang Indonesia yang sudah ratusan tahun sangat tergantung pada makan nasi. Sampai-sampai ada istilah 'belum makan bila tak makan nasi'.
"Saya sangat mendukung bila ada kebijakan seperti itu. Yang kita butuhkan sebenarnya kan bukan nasi tapi karbohidrat. Nah, karbohidrat yang bagus justru ada di singkong, ubi, pisang, jagung, kentang, nasi merah, kacang hijau atau roti gandum. Karbohidrat dari sini malah manfaatnya lebih besar daripada nasi," terang Dr Phaidon L Toruan, MM, dokter gizi dan pakar hidup sehat dari Jakarta Anti-aging & Executive Fitness Consultant, saat dihubungi detikHealth, Rabu (13/10/2010).
Apa keuntungannya mengurangi makan nasi?
Dr Phaidon menjelaskan salah satu manfaat mengganti kebiasaan makan nasi adalah menghindarkan dari penyakit diabetes tipe 2 (diabetes karena gaya hidup).
Asal tahu saja nasi memiliki kadar gula yang tinggi yang meningkatkan level glukosa dalam darah sehingga bisa memicu risiko terkena diabetes. Dan bagi penderita diabetes harus mengatur kadar gulanya, salah satunya dengan mengurangi makan nasi agar penyakitnya tak kumat.
Nasi putih termasuk karbohidrat sederhana yang mengandung kadar gula tinggi, ketika dicerna akan langsung menjadi energi dengan cepat dan meningkatkan kadar gula darah. Tapi karbohidrat sederhana tidak bisa menyimpan cadangan glikogen.
Sebaliknya jenis karbohidrat seperti ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum, nasi merah merupakan karbohidrat kompleks yang kadar gulanya rendah dan menahan kenyang lebih lama hingga 6 jam.
Karbohidrat kompleks ini bisa disimpan di liver dan otot sebagai glikogen (zat sebelum menjadi glukosa). Jika tubuh kekurangan energi, cadangan glikogen inilah yang akan dipecah menjadi glukosa sebagai sumber energi.
Karbohidrat kompleks mengandung lebih sedikit gula tapi lebih tinggi serat, sehingga justru memberi lebih banyak manfaat, baik bagi wanita, pria maupun anak-anak.
Menurut Dr Phaidon, manfaat karbohidrat kompleks rendah gula lebih bagus ketimbang nasi yaitu antara lain:
Bagi wanita
1. Membuat kulit halus, cantik dan bercahaya
2. Bebas toksin
3. Awet muda
4. Menghilangkan kerutan di wajah
Bagi pria
1. Meningkatkan gairah dan libido
2. Meningkatkan tenaga, stamina dan keperkasaan pria
3. Lebih bugar dan lebih bersemangat
Anak-anak
1. Meningkatkan kecerdasan
2. Meningkatkan kekuatan
3. Tidak mudah lelah dan sakit
"Kalau pemerintah mengimbau seperti itu, berarti pemerintah mau orang Indonesia jadi cantik, kulitnya halus, kuat dan pintar-pintar," tambah Dr Phaidon, yang juga pengarang buku 'Fat Loss Not Weight Loss'.
Dr Phaidon juga mengungkapkan bahwa orang Indonesia harus belajar mengubah anggapan 'belum makan bila tak makan nasi'.
"Kebanyakan orang Indonesia lebih suka berada di comfort zone, lebih suka makanan enak ketimbang makanan sehat dan berkualitas. Jadi untuk bisa mengubah anggapan itu, harus ada keinginan terlebih dahulu," jelas Dr Phaidon.
Untuk bisa mengubah anggapan tersebut, Dr Phaidon menegaskan harus ada keinginan. Adanya keinginan juga harus didukung dengan keyakinan, dengan demikian otak akan bereaksi dan mencari cara untuk dapat melakukan perubahan.
"Proses perubahan itu memang tidak nyaman, butuh sekitar 25-30 hari untuk penyesuaian. Penyesuaian yang dimaksudkan bukan tentang respons tubuh, tapi lebih pada selera. Kalau tubuh justru akan bereaksi dengan sangat baik ketika nasi diganti dengan karbohidrat lain yang kualitasnya lebih tinggi," jelas Dr Phaidon lebih lanjut.
Jadi silakan pilih tetap makan nasi karena enak tapi kurang banyak manfaatnya atau mulai pelan-pelan beralih ke ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum, nasi merah yang memang kurang enak tapi lebih banyak manfaat kesehatannya.
Sumber: detikHealth
Jika rencana pemerintah membuat program 'Sehari Tanpa Nasi' atau 'One Day No Rice' menuai pro kontra, praktisi kesehatan justru melihat banyak manfaatnya buat kesehatan rakyat.
Tapi memang diakui tidak mudah mengubah pola pikir orang Indonesia yang sudah ratusan tahun sangat tergantung pada makan nasi. Sampai-sampai ada istilah 'belum makan bila tak makan nasi'.
"Saya sangat mendukung bila ada kebijakan seperti itu. Yang kita butuhkan sebenarnya kan bukan nasi tapi karbohidrat. Nah, karbohidrat yang bagus justru ada di singkong, ubi, pisang, jagung, kentang, nasi merah, kacang hijau atau roti gandum. Karbohidrat dari sini malah manfaatnya lebih besar daripada nasi," terang Dr Phaidon L Toruan, MM, dokter gizi dan pakar hidup sehat dari Jakarta Anti-aging & Executive Fitness Consultant, saat dihubungi detikHealth, Rabu (13/10/2010).
Apa keuntungannya mengurangi makan nasi?
Dr Phaidon menjelaskan salah satu manfaat mengganti kebiasaan makan nasi adalah menghindarkan dari penyakit diabetes tipe 2 (diabetes karena gaya hidup).
Asal tahu saja nasi memiliki kadar gula yang tinggi yang meningkatkan level glukosa dalam darah sehingga bisa memicu risiko terkena diabetes. Dan bagi penderita diabetes harus mengatur kadar gulanya, salah satunya dengan mengurangi makan nasi agar penyakitnya tak kumat.
Nasi putih termasuk karbohidrat sederhana yang mengandung kadar gula tinggi, ketika dicerna akan langsung menjadi energi dengan cepat dan meningkatkan kadar gula darah. Tapi karbohidrat sederhana tidak bisa menyimpan cadangan glikogen.
Sebaliknya jenis karbohidrat seperti ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum, nasi merah merupakan karbohidrat kompleks yang kadar gulanya rendah dan menahan kenyang lebih lama hingga 6 jam.
Karbohidrat kompleks ini bisa disimpan di liver dan otot sebagai glikogen (zat sebelum menjadi glukosa). Jika tubuh kekurangan energi, cadangan glikogen inilah yang akan dipecah menjadi glukosa sebagai sumber energi.
Karbohidrat kompleks mengandung lebih sedikit gula tapi lebih tinggi serat, sehingga justru memberi lebih banyak manfaat, baik bagi wanita, pria maupun anak-anak.
Menurut Dr Phaidon, manfaat karbohidrat kompleks rendah gula lebih bagus ketimbang nasi yaitu antara lain:
Bagi wanita
1. Membuat kulit halus, cantik dan bercahaya
2. Bebas toksin
3. Awet muda
4. Menghilangkan kerutan di wajah
Bagi pria
1. Meningkatkan gairah dan libido
2. Meningkatkan tenaga, stamina dan keperkasaan pria
3. Lebih bugar dan lebih bersemangat
Anak-anak
1. Meningkatkan kecerdasan
2. Meningkatkan kekuatan
3. Tidak mudah lelah dan sakit
"Kalau pemerintah mengimbau seperti itu, berarti pemerintah mau orang Indonesia jadi cantik, kulitnya halus, kuat dan pintar-pintar," tambah Dr Phaidon, yang juga pengarang buku 'Fat Loss Not Weight Loss'.
Dr Phaidon juga mengungkapkan bahwa orang Indonesia harus belajar mengubah anggapan 'belum makan bila tak makan nasi'.
"Kebanyakan orang Indonesia lebih suka berada di comfort zone, lebih suka makanan enak ketimbang makanan sehat dan berkualitas. Jadi untuk bisa mengubah anggapan itu, harus ada keinginan terlebih dahulu," jelas Dr Phaidon.
Untuk bisa mengubah anggapan tersebut, Dr Phaidon menegaskan harus ada keinginan. Adanya keinginan juga harus didukung dengan keyakinan, dengan demikian otak akan bereaksi dan mencari cara untuk dapat melakukan perubahan.
"Proses perubahan itu memang tidak nyaman, butuh sekitar 25-30 hari untuk penyesuaian. Penyesuaian yang dimaksudkan bukan tentang respons tubuh, tapi lebih pada selera. Kalau tubuh justru akan bereaksi dengan sangat baik ketika nasi diganti dengan karbohidrat lain yang kualitasnya lebih tinggi," jelas Dr Phaidon lebih lanjut.
Jadi silakan pilih tetap makan nasi karena enak tapi kurang banyak manfaatnya atau mulai pelan-pelan beralih ke ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum, nasi merah yang memang kurang enak tapi lebih banyak manfaat kesehatannya.
Sumber: detikHealth
Read more...
Monday, September 27, 2010
Lama di Depan Komputer Bikin Wanita Cepat Keriput
Hidup di era digital membuat banyak wanita menghabiskan banyak waktunya di depan komputer. Menurut penelitian, hal ini bisa mempercepat proses penuaan yang antara lain ditandai dengan kulit keriput.
Fenomena yang disebut 'wajah komputer' ini sering didapati pada wanita karir yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer. Bahkan ibu rumah tangga sekalipun bisa mengalaminya ketika sudah kecanduan internet di rumahnya.
Seorang ahli bedah kosmetik asal Inggris, Dr Michael Prager telah membuktikannya dalam sebuah penelitian. Dokter spesialis botox tersebut menemukan fenomena semacam itu dialami sebagian besar pelanggan dan sejumlah wanita yang bekerja di perkantoran.
"Saat sedang tegang dan serius di depan komputer, umumnya para wanita akan mengernyitkan dahinya sekalipun kadang tidak disadari," ungkap Dr Prager.
Jika berlangsung berjam-jam dan rutin setiap hari, kernyitan tersebut akan mempercepat pembentukan keriput. Garis-garis wajah itu lama-lama akan terbentuk di dahi maupun bagian kulit wajah lainnya.
Dikutip dari Telegraph, Minggu (26/9/2010), wanita yang terlalu lama di depan komputer juga rentan mengalami gejala 'leher kalkun'. Dinamakan demikian karena kulit di bagian leher menggelambir seperti kulit kalkun.
Menurut Dr Prager, gejala ini disebabkan oleh posisi duduk yang jarang berubah dalam jangka waktu yang sangat panjang. Akibatnya otot leher memendek dan kulitnya turun lalu membentuk semacam gelambir.
Sedangkan untuk mengatasinya, Dr Prager punya tips jitu yakni dengan meletakkan cermin kecil di samping layar monitor. Harapannya para wanita bisa cepat menyadari ketika wajahnya mulai mengernyit, lalu berusaha mencari cara untuk lebih rileks.
Berbagai cara bisa dilakukan sebagai upaya relaksasi. Selain istirahat sejenak di sela-sela bekerja dengan komputer dan berjalan-jalan, melakukan senam otot wajah juga cukup efektif melawan efek penuaan dini.
Sumber: detikHealth
Read more...
Fenomena yang disebut 'wajah komputer' ini sering didapati pada wanita karir yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer. Bahkan ibu rumah tangga sekalipun bisa mengalaminya ketika sudah kecanduan internet di rumahnya.
Seorang ahli bedah kosmetik asal Inggris, Dr Michael Prager telah membuktikannya dalam sebuah penelitian. Dokter spesialis botox tersebut menemukan fenomena semacam itu dialami sebagian besar pelanggan dan sejumlah wanita yang bekerja di perkantoran.
"Saat sedang tegang dan serius di depan komputer, umumnya para wanita akan mengernyitkan dahinya sekalipun kadang tidak disadari," ungkap Dr Prager.
Jika berlangsung berjam-jam dan rutin setiap hari, kernyitan tersebut akan mempercepat pembentukan keriput. Garis-garis wajah itu lama-lama akan terbentuk di dahi maupun bagian kulit wajah lainnya.
Dikutip dari Telegraph, Minggu (26/9/2010), wanita yang terlalu lama di depan komputer juga rentan mengalami gejala 'leher kalkun'. Dinamakan demikian karena kulit di bagian leher menggelambir seperti kulit kalkun.
Menurut Dr Prager, gejala ini disebabkan oleh posisi duduk yang jarang berubah dalam jangka waktu yang sangat panjang. Akibatnya otot leher memendek dan kulitnya turun lalu membentuk semacam gelambir.
Sedangkan untuk mengatasinya, Dr Prager punya tips jitu yakni dengan meletakkan cermin kecil di samping layar monitor. Harapannya para wanita bisa cepat menyadari ketika wajahnya mulai mengernyit, lalu berusaha mencari cara untuk lebih rileks.
Berbagai cara bisa dilakukan sebagai upaya relaksasi. Selain istirahat sejenak di sela-sela bekerja dengan komputer dan berjalan-jalan, melakukan senam otot wajah juga cukup efektif melawan efek penuaan dini.
Sumber: detikHealth
Read more...
Yoghurt Tempe Mampu Turunkan Kerusakan Hati
Category: Health / Kesehatan, Recipe and Food
Tempe merupakan salah satu makanan yang banyak mengandung protein dan berbagai zat yang bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya senyawa anti oksidan cukup tinggi. Namun pengolahan tempe dengan digoreng atau direbus ternyata bisa menurunkan kandungan antioksidan yang ada di dalamnya.
Agar senyawa itu tidak berkurang, tempe yang berbahan baku kedelai itu diolah menjadi yoghurt atau disebut 'Tempegurt'. Tempegurt ini hasil penelitian tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Ketiga mahasiswa itu adalah Rio Jati Kusuma, Rifka Kumala Dewi, dan Nuraini Wahyu Setyaningrum.
"Senyawa anti oksidan mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Senyawa antioksidan tempe sekitar 60 persen. Namun pengolahan dengan digoreng atau direbus yang terlalu lama bisa menurunkan kadar antioksidan dalam tempe," ungkap Rio Jati Kusuma kepada wartawan di FK UGM, Bulaksumur, Senin (27/9/2010).
Rio mengatakan tempe yang diolah menjadi yoghurt mampu meningkatkan aktivitas antioksidan. Pengolahan ini juga bisa menimbulkan antioksidan baru, yaitu 3 hydroxiantralinic acid (3-haa) yang lebih kuat dari vitamin E dan Isoflavon. "Selain bisa menangkal radikal bebas juga bisa bisa menurunkan tingkat kerusakan hati," katanya.
Menurutnya, ide pemanfaatan tempe menjadi yoghurt berawal banyaknya kasus penyakit kerusakan hati. Salah satu penyebab kerusakan hati akibat konsumsi parasetamol yang tidak terkontrol. Penggunaan parasetamol tanpa dosis tepat dan tidak terkontrol bisa menimbulkan kerusakan akut jaringan hati.
Menurut rekan Rio, Rifka Kumala Dewi membuat yoghurt tempe cukup mudah. Bahan yang digunakan untuk tempegurt terdiri 1 kg tempe, air 3 liter, gula pasir sebanyak 5 persen, susu skim sebanyak 2 persen dan starter yoghurt yakni lactobacillus bulgaricus dan streptococous thermophilus masing-masing 2 persen.
Cara pembuatannya lanjut Rifka, pertama tempe dicuci dan direbus selama 10 menit. Selanjutnya tempe diblender dan disaring untuk mendapatkan sari patinya. Selanjutnya sari pati dicampur gula dan susu skim dimasak hingga mendidih dan didinginkan. Setelah dingin campuran tersebut diberikan bakteri yoghurt diinkubasi pada suhu 42 derajat celcius selama 8 jam.
"Dari 90 gram tempe bisa dihasilkan 600 mililiter yoghurt tempe yang bisa tahan sampai 1 minggu jika disimpan dalam kulkas. Yoghurt yang dihasilkan memiliki karakteristik hampir serupa dengan yoghurt susu, tapi sedikit lebih encer. Rasanya pun agak lebih asam," tuturnya.
Sementara itu Nuraini Wahyu menambahkan penelitian ini berawal dari program kreatifitas mahasiswa (PKM) untuk mengetahui efek yoghurt tempe terhadap jumlah SGPT(Serum Glutamic Pyruvate Transaminase), SGOT(Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase), pada hati setelah diujicobakan pada tikus galur wistar. Keduanya merupakan enzim pada hati yang akan meningkat jumlahnya apabila hati mengalami kerusakan.
Penelitian ini diujicobakan pada 24 tikus galur wistar yang berumur 2 bulan berat badan rata-rata 100-150 gram. 24 tikus itu dibagi menjadi empat kelompok yaitu kelompok yang mendapat diet standar dan tempeghurt 2 gram, kelompok yang mendapat diet standar dan tempeghurt 4 gram, kelompok yang mendapat diet standar dan tempeghurt 8 gram, dan kelompok yang hanya mendapat diet standar tanpa tempeghurt (kontrol negatif).
Setelah itu kata Nuraini, keempat kelompok diberi parasetamol secara oral untuk merusak hati. Dosis parasetamol yang diberikan sebanyak 2.000 mg/kg berat badan tikus. Perlakuan tersebut dilakukan selama tiga minggu.
Dari hasil percobaan tikus yang mendapatkan perlakuan diberi penambahan tempeghurt diketahui peningkatan jumlah enzim SGOT dan SGPT lebih rendah. "Tikus yang diberi tempeghurt diketahui enzim SGOT dan SGPT-nya bisa turun hingga 50 persen. "Bisa disimpulkan dengan tempeghurt bisa menurunkan tingkat kerusakan hati," kata Nuraini.
sumber: detikHealth
Read more...
Agar senyawa itu tidak berkurang, tempe yang berbahan baku kedelai itu diolah menjadi yoghurt atau disebut 'Tempegurt'. Tempegurt ini hasil penelitian tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Ketiga mahasiswa itu adalah Rio Jati Kusuma, Rifka Kumala Dewi, dan Nuraini Wahyu Setyaningrum.
"Senyawa anti oksidan mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Senyawa antioksidan tempe sekitar 60 persen. Namun pengolahan dengan digoreng atau direbus yang terlalu lama bisa menurunkan kadar antioksidan dalam tempe," ungkap Rio Jati Kusuma kepada wartawan di FK UGM, Bulaksumur, Senin (27/9/2010).
Rio mengatakan tempe yang diolah menjadi yoghurt mampu meningkatkan aktivitas antioksidan. Pengolahan ini juga bisa menimbulkan antioksidan baru, yaitu 3 hydroxiantralinic acid (3-haa) yang lebih kuat dari vitamin E dan Isoflavon. "Selain bisa menangkal radikal bebas juga bisa bisa menurunkan tingkat kerusakan hati," katanya.
Menurutnya, ide pemanfaatan tempe menjadi yoghurt berawal banyaknya kasus penyakit kerusakan hati. Salah satu penyebab kerusakan hati akibat konsumsi parasetamol yang tidak terkontrol. Penggunaan parasetamol tanpa dosis tepat dan tidak terkontrol bisa menimbulkan kerusakan akut jaringan hati.
Menurut rekan Rio, Rifka Kumala Dewi membuat yoghurt tempe cukup mudah. Bahan yang digunakan untuk tempegurt terdiri 1 kg tempe, air 3 liter, gula pasir sebanyak 5 persen, susu skim sebanyak 2 persen dan starter yoghurt yakni lactobacillus bulgaricus dan streptococous thermophilus masing-masing 2 persen.
Cara pembuatannya lanjut Rifka, pertama tempe dicuci dan direbus selama 10 menit. Selanjutnya tempe diblender dan disaring untuk mendapatkan sari patinya. Selanjutnya sari pati dicampur gula dan susu skim dimasak hingga mendidih dan didinginkan. Setelah dingin campuran tersebut diberikan bakteri yoghurt diinkubasi pada suhu 42 derajat celcius selama 8 jam.
"Dari 90 gram tempe bisa dihasilkan 600 mililiter yoghurt tempe yang bisa tahan sampai 1 minggu jika disimpan dalam kulkas. Yoghurt yang dihasilkan memiliki karakteristik hampir serupa dengan yoghurt susu, tapi sedikit lebih encer. Rasanya pun agak lebih asam," tuturnya.
Sementara itu Nuraini Wahyu menambahkan penelitian ini berawal dari program kreatifitas mahasiswa (PKM) untuk mengetahui efek yoghurt tempe terhadap jumlah SGPT(Serum Glutamic Pyruvate Transaminase), SGOT(Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase), pada hati setelah diujicobakan pada tikus galur wistar. Keduanya merupakan enzim pada hati yang akan meningkat jumlahnya apabila hati mengalami kerusakan.
Penelitian ini diujicobakan pada 24 tikus galur wistar yang berumur 2 bulan berat badan rata-rata 100-150 gram. 24 tikus itu dibagi menjadi empat kelompok yaitu kelompok yang mendapat diet standar dan tempeghurt 2 gram, kelompok yang mendapat diet standar dan tempeghurt 4 gram, kelompok yang mendapat diet standar dan tempeghurt 8 gram, dan kelompok yang hanya mendapat diet standar tanpa tempeghurt (kontrol negatif).
Setelah itu kata Nuraini, keempat kelompok diberi parasetamol secara oral untuk merusak hati. Dosis parasetamol yang diberikan sebanyak 2.000 mg/kg berat badan tikus. Perlakuan tersebut dilakukan selama tiga minggu.
Dari hasil percobaan tikus yang mendapatkan perlakuan diberi penambahan tempeghurt diketahui peningkatan jumlah enzim SGOT dan SGPT lebih rendah. "Tikus yang diberi tempeghurt diketahui enzim SGOT dan SGPT-nya bisa turun hingga 50 persen. "Bisa disimpulkan dengan tempeghurt bisa menurunkan tingkat kerusakan hati," kata Nuraini.
sumber: detikHealth
Read more...
Monday, August 23, 2010
Ibu Hamil, Minuman Bersoda, Pemanis Buatan
Anda sedang hamil dan suka meminum minuman bersoda? sebaiknya anda baca tulisan ini. Ibu yang sedang mengandung kadang suka mengonsumsi minuman ringan, tapi mulai kini sebaiknya minuman tersebut dihindari. Para ahli mengungkapkan pemanis buatan yang terkandung di dalamnya bisa membuat ibu hamil harus melahirkan sebelum waktunya.
Penelitian yang dilakukan terhadap 60.000 ibu hamil di Denmark menemukan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi minuman ringan baik bersoda atau tidak yang mengandung pemanis buatan, lebih memungkinkan untuk melahirkan bayinya lebih awal.
Dalam penelitian tersebut didapatkan jika ibu hamil mengonsumsi satu porsi minuman ringan yang mengandung pemanis buatan dalam sehari, maka kemungkinan untuk melahirkan sebelum usia kehamilan 37 minggu sebesar 38 persen. Tapi jika ibu hamil mengonsumsi sebanyak empat porsi sehari, maka kemungkinannya akan meningkat menjadi 78 persen.
Hubungan yang terkait antara minuman ringan dengan ibu hamil adalah pemanis buatan yang terkandung di dalam minuman tersebut akan dipecah di dalam tubuh menjadi suatu bahan kimia yang dapat mengubah rahim atau mempengaruhi kehamilan.
Efek yang ditimbulkan dari minuman ini adalah menyebabkan adanya perubahan di dalam tubuh ibu hamil sehingga kelahiran lebih awal diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition.
"Temuan ini kemungkinan menjadi sangat penting untuk mencegah ibu hamil melahirkan bayi prematur, terutama bagi ibu hamil yang proses persalinannya hanya dibantu oleh perawat kesehatan perempuan," ujar Dr Shelley McGuire, juru bicara American Society of Nutrition, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (23/8/2010).
Lebih lanjut McGuire menuturkan perempuan yang sedang hamil harus menghindari minuman yang mengandung pemanis buatan, tapi harus memfokuskan diri pada minuman yang kaya akan nutrisi seperti susu atau jus buah serta tidak lupa mengonsumsi air putih yang cukup.
Studi yang dilakukan oleh Thorahallur Halldorsson dari Statens Serum Institut di Kopenhagen tidak memeriksa pemanis buatan apa yang terkandung di dalam minuman tersebut. Namun setiap perempuan sebaiknya memang harus peduli terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsinya selama hamil. [health.detik.com]
Read more...
Penelitian yang dilakukan terhadap 60.000 ibu hamil di Denmark menemukan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi minuman ringan baik bersoda atau tidak yang mengandung pemanis buatan, lebih memungkinkan untuk melahirkan bayinya lebih awal.
Dalam penelitian tersebut didapatkan jika ibu hamil mengonsumsi satu porsi minuman ringan yang mengandung pemanis buatan dalam sehari, maka kemungkinan untuk melahirkan sebelum usia kehamilan 37 minggu sebesar 38 persen. Tapi jika ibu hamil mengonsumsi sebanyak empat porsi sehari, maka kemungkinannya akan meningkat menjadi 78 persen.
Hubungan yang terkait antara minuman ringan dengan ibu hamil adalah pemanis buatan yang terkandung di dalam minuman tersebut akan dipecah di dalam tubuh menjadi suatu bahan kimia yang dapat mengubah rahim atau mempengaruhi kehamilan.
Efek yang ditimbulkan dari minuman ini adalah menyebabkan adanya perubahan di dalam tubuh ibu hamil sehingga kelahiran lebih awal diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition.
"Temuan ini kemungkinan menjadi sangat penting untuk mencegah ibu hamil melahirkan bayi prematur, terutama bagi ibu hamil yang proses persalinannya hanya dibantu oleh perawat kesehatan perempuan," ujar Dr Shelley McGuire, juru bicara American Society of Nutrition, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (23/8/2010).
Lebih lanjut McGuire menuturkan perempuan yang sedang hamil harus menghindari minuman yang mengandung pemanis buatan, tapi harus memfokuskan diri pada minuman yang kaya akan nutrisi seperti susu atau jus buah serta tidak lupa mengonsumsi air putih yang cukup.
Studi yang dilakukan oleh Thorahallur Halldorsson dari Statens Serum Institut di Kopenhagen tidak memeriksa pemanis buatan apa yang terkandung di dalam minuman tersebut. Namun setiap perempuan sebaiknya memang harus peduli terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsinya selama hamil. [health.detik.com]
Read more...
Sunday, July 4, 2010
Where to Find Nursing Uniforms and Medical Scrubs
The medical scrubs are special type of the shirts and the gowns which are being used in the hospitals. Nowadays the medical scrubs are becoming very famous. They are being used in the hospitals by the doctors, nurses and all other staffs of the hospital. One of the shining features of these scrubs is that they are available in a number of colors. This makes it one of the splendor offers amongst all the others. They are available in a very good quality of material. Usually doctors use to prefer them while making operations in the operation theater.
In some hospitals the medical scrubs are only used for the surgery purpose where as in some hospitals it is used every time in the hospital. They are a symbol of clean environment in the hospital. If you want to know about the common color of the scrubs which are being used then let me tell you that they are solid light green, light blue or a light green-blue shade where as in some hospitals it is pink.
Where to Find Nursing Uniforms and Medical Scrubs? Since the internet, you can pretty much dictate how you buy nursing uniforms and medical scrubs. The scrubs uniforms that were a unique item have become easy because of the search engine. Just type in what you are looking for in Google, and you can see all the results that come up. These days, the medical scrubs revolution is coming to a website near you. You aren’t dreaming, this is really a reality now-a-days and because of the internet, everything is simplified.
Looking to find the best deal on Best quality scrubs but low cost uniforms, then visit blueskyscrubs.com, a pioneer in stylish and high quality medical scrubs.
Read more...
In some hospitals the medical scrubs are only used for the surgery purpose where as in some hospitals it is used every time in the hospital. They are a symbol of clean environment in the hospital. If you want to know about the common color of the scrubs which are being used then let me tell you that they are solid light green, light blue or a light green-blue shade where as in some hospitals it is pink.
Where to Find Nursing Uniforms and Medical Scrubs? Since the internet, you can pretty much dictate how you buy nursing uniforms and medical scrubs. The scrubs uniforms that were a unique item have become easy because of the search engine. Just type in what you are looking for in Google, and you can see all the results that come up. These days, the medical scrubs revolution is coming to a website near you. You aren’t dreaming, this is really a reality now-a-days and because of the internet, everything is simplified.
Looking to find the best deal on Best quality scrubs but low cost uniforms, then visit blueskyscrubs.com, a pioneer in stylish and high quality medical scrubs.
Read more...
Monday, January 18, 2010
Lihat Mata anda, Test Kepikunan Dini
Penurunan daya ingat yang drastis (Alzheimer) sungguh menakutkan terutama bagi orang berusia di atas 50 tahun. Kini peneliti mengembangkan tes deteksi pikun melalui mata yang bisa diagnosis 20 tahun sebelum penyakit itu menyerang.
Peneliti Inggris berhasil mengembangkan sebuah tes yang sangat sederhana dan tidak mahal yang dilakukan pada bagian mata.
Para peneliti dari University College London yang mempelopori tes tersebut mengatakan, butuh 3 tahun lagi hingga tes itu bisa dikomersialkan untuk masyarakat.
"Dengan tes ini, penyakit Alzheimer bisa dicegah dan memungkinkan pengobatan yang lebih efektif. Tes ini juga bisa dilakukan sejak remaja dan bisa mengantisipasinya lebih dini jika terdeteksi penyakit alzheimer," kata Rebecca Wood, seorang peneliti dalam studi itu seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (17/1/2010).
Diagnosis yang biasa dilakukan untuk mendeteksi penyakit Alzheimer dan pikun lainnya adalah tes memori dan scan otak yang tergolong cukup mahal.
Tapi dengan tes mata ini yang dilakukan adalah mendeteksi sel di bagian belakang retina mata. Bagian sel itu terhubung langsung dengan otak.
Semakin banyak sel-sel yang rusak dan mati, artinya semakin banyak pula sel-sel otak yang mati. Dan itu artinya semakin tinggi risiko terkena penyakit pikun atau alzheimer.
Menurut peneliti, sel-sel itu mulai mati 10 hingga 20 tahun sebelum penyakit alzheimer benar-benar muncul. Tak hanya alzheimer, penyakit mata glaukoma dan parkinson pun bisa dideteksi.
"Suatu hari nanti, ketika seseorang datang ke toko optik untuk memeriksakan matanya, ia juga bisa sekaligus memeriksa sel-sel otaknya. Jika kita bisa mendeteksi 5 tahun saja sebelumnya maka sudah bisa mengurangi setengah jumlah orang yang akan meninggal karena penyakit ini," ujar Profesor Francesca Cordero.
Peneliti Inggris berhasil mengembangkan sebuah tes yang sangat sederhana dan tidak mahal yang dilakukan pada bagian mata.
Para peneliti dari University College London yang mempelopori tes tersebut mengatakan, butuh 3 tahun lagi hingga tes itu bisa dikomersialkan untuk masyarakat.
"Dengan tes ini, penyakit Alzheimer bisa dicegah dan memungkinkan pengobatan yang lebih efektif. Tes ini juga bisa dilakukan sejak remaja dan bisa mengantisipasinya lebih dini jika terdeteksi penyakit alzheimer," kata Rebecca Wood, seorang peneliti dalam studi itu seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (17/1/2010).
Diagnosis yang biasa dilakukan untuk mendeteksi penyakit Alzheimer dan pikun lainnya adalah tes memori dan scan otak yang tergolong cukup mahal.
Tapi dengan tes mata ini yang dilakukan adalah mendeteksi sel di bagian belakang retina mata. Bagian sel itu terhubung langsung dengan otak.
Semakin banyak sel-sel yang rusak dan mati, artinya semakin banyak pula sel-sel otak yang mati. Dan itu artinya semakin tinggi risiko terkena penyakit pikun atau alzheimer.
Menurut peneliti, sel-sel itu mulai mati 10 hingga 20 tahun sebelum penyakit alzheimer benar-benar muncul. Tak hanya alzheimer, penyakit mata glaukoma dan parkinson pun bisa dideteksi.
"Suatu hari nanti, ketika seseorang datang ke toko optik untuk memeriksakan matanya, ia juga bisa sekaligus memeriksa sel-sel otaknya. Jika kita bisa mendeteksi 5 tahun saja sebelumnya maka sudah bisa mengurangi setengah jumlah orang yang akan meninggal karena penyakit ini," ujar Profesor Francesca Cordero.
Read more...
Tuesday, December 29, 2009
Perut Sakit / Kram? Waspadai Penyakit Serius Ini
Perut ternyata bisa kram. Kram perut yang dialami oleh seseorang terkadang bisa sampai mengganggu aktivitas dari orang tersebut. Kenapa perut bisa kram?
Banyak kejadian seseorang mengalami kram karena telat makan dan lama berada di ruang AC. Ada juga yang mengalami kram perut karena menstruasi. Kram perut juga bisa terjadi karena perut kosong tiba-tiba dimasuki makanan pedas atau asam.
"Kram perut terjadi karena adanya kontraksi otot, peradangan atau bisa juga akibat salah makan. Ini bukan suatu penyakit tapi merupakan salah satu gejala awal dari adanya penyakit di tubuh," ujar Dr Hermansyur Kartowisastro, Sp.B-KBD saat dihubungi detikHealth, Senin (28/12/2009).
Ketika mengalami kram perut, bagian perut kadang terasa kaku, membuat lemas dan nyeri dan sering muncul keringat dingin atau disertai juga dengan demam. Penanganan yang mudah jika kram perut bukan karena penyakit serius adalah mengompres dengan air hangat.
Dr Hermansyur menuturkan kram perut yang terjadi ini bisa menjadi suatu gejala awal dari penyakit seperti lambung, maag, masalah di kantung empedu, hernia atau organ lainnya. Maka pengobatan yang tepat untuk mengatasi kram perut yang berkepanjngan tergantung dari hasil diagnosisnya.
"Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendiagnosis penyebab kram perut adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik, dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium. Jika ditemukan adanya gangguan maka dilanjutkan dengan pemeriksaan lain yang lebih mendalam seperti USG, endoskopi atau melakukan CT-Scan," ujar dokter dari Klinik Saluran Cerna RS Puri Indah, Jakarta.
Untuk pemeriksaan fisik biasanya dengan melihat kondisi luar tubuh dari pasien. Jika kulit pasien berwarna agak kuning maka kemungkinan kram perut ini berhubungan dengan hati atau saluran empedu. Pemeriksaan lainnya adalah dengan meraba dinding perut dan melakukan penekanan pelan di bagian perut untuk mengetahui tipe dari rasa nyerinya.
Tindakan yang harus dilakukan jika terjadi kram perut tergantung dari hasil diagnosisnya. Tapi untuk pengobatan pertamanya adalah dengan memberikan obat simptomatik untuk mengurangi gejala atau sakit perut yang ada.
Organ yang ada di dalam perut itu sangat banyak seperti saluran empedu, saluran makan (cerna), pankreas, usus besar, usus kecil, hati, lambung yang semuanya dihubungkan oleh saraf-saraf. Biasanya kram perut yang terjadi berhubungan dengan salah satu dari organ tersebut.
Jika sakit perut atau kram tak kunjung sembuh sebaiknya waspadai kemungkinan adanya penyakit yang serius. Penyakit yang seringkali ditandai dengan rasa sakit di bagian perut seperti dikutip dari Mayoclinic, Senin (28/12/2009) yaitu:
1. Penyakit usus buntu
Rasa sakit yang dialami jika mengalami usus buntu adalah rasa nyeri yang terjadi di dekat pusar kemudian rasa sakit ini akan terasa di bagian kanan bawah perut. Rasa sakit ini semakin lama akan semakin memburuk akibat adanya peradangan. Biasanya rasa sakit akan menetap di bagian tengah antara pusar dan panggul kanan. Tapi kadang lokasinya berbeda tergantung dari usia dan posisi usus buntu itu sendiri.
Sakit yang dirasakan akan semakin parah jika menekan ke arah bawah dari tempat usus buntu dan akan semakin buruk apabila tekanan tersebut diangkat secara tiba-tiba. Posisi yang paling enak untuk meredakannya adalah posisi janin dengan lutut ditarik ke dada sambil berbaring. Gejala lainnya adalah susah untuk buang angin, sakit saat buang air kecil, demam, kram dan terkadang diare.
2. Kolik
Rasa sakit yang dialami jika terkena kolik adalah rasa sakit yang teramat sangat di daerah perut. Kolik bisa menjadi petunjuk terhadap suatu penyakit tergantung di posisi dimana kolik tersebut berasal.
3. Penyakit maag
Rasa sakit yang dialami oleh penderita maag adalah nyeri perut di bagian atas atau diatas pusar (ulu hati) yang disertai dengan mual, perut kembung, rasa kenyang meskipun hanya mengonsumsi sedikit makanan dan kemungkinan adanya pembengkakan. Gejala ini berasal dari saluran pencernaan bagian atas terutama lambung dan bagian pertama dari usus kecil. Hal ini biasanya paling sering dipicu oleh makanan yang dikonsumsi.
4. Batu kandung kemih
Gejala dari penyakit ini akan muncul jika ukuran batu semakin membesar, terutama jika batu tersebut mengiritasi dinding kandung kemih atau menghalangi saluran urin. Rasa sakit yang ditimbulkan ini berada di bagian bawah perut, biasanya disertai dengan rasa sakit saat pipis, susah untuk buang air kecil dan juga urin yang berwarna gelap.
5 Batu ginjal.
Rasa sakit yang ditimbulkan akibat batu ginjal ini dimuali dari samping atau belakang tepat di bawah tulang rusuk, lama-kelamaan rasa sakitnya akan menyebar ke perut bagian bawah dan pangkal paha. Intensitas rasa sakitnya berkisar antara 20-60 menit dan disertai dengan mual, muntah dan rasa sakit asat buang air kecil.
6. Kanker usus besar
Gejala yang ditimbulkan seperti perubahan dalam kebiasaan buang air besar termasuk diare atau sembelit selama lebih dua minggu. Rasa tak nyaman di perut seperti kram, gas atau sakit yang terus menerus, adanya pendarahan dalam feses serta mengalami kelelahan dan penurunan berat badan. Gejala yang ditimulkan bervariasi tergantungd ari ukuran dan lokasi kanker dalam usus besar tersebut.
"Terkadang rasa sakit yang ditimbulkan hampir mirip seperti sakit usus buntu bagi beberapa orang sama dengan maag atau penyakit maag disertai juga dengan sakit perut diare. Ini karena saraf-sarafnya saling berhubungan satu sama lain, sehingga gejalanya bisa mirip," ujar dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah ini.
Penanganan untuk kram perut ini bisa bersifat ringan, tapi ada juga pasien yang diharuskan melakukan pembedahan atau operasi untuk mengobati penyebab dari kram perut ini. Sebaiknya jika ada anggota keluarga yang mengalami kram perut, segera periksakan ke dokter agar bisa diketahui dengan pasti apa penyebab dari rasa nyeri di perut tersebut. Jangan terlambat ke dokter, bisa jadi perut anda yang sakit / kram pertanda penyakit serius.
Read more...
Banyak kejadian seseorang mengalami kram karena telat makan dan lama berada di ruang AC. Ada juga yang mengalami kram perut karena menstruasi. Kram perut juga bisa terjadi karena perut kosong tiba-tiba dimasuki makanan pedas atau asam.
"Kram perut terjadi karena adanya kontraksi otot, peradangan atau bisa juga akibat salah makan. Ini bukan suatu penyakit tapi merupakan salah satu gejala awal dari adanya penyakit di tubuh," ujar Dr Hermansyur Kartowisastro, Sp.B-KBD saat dihubungi detikHealth, Senin (28/12/2009).
Ketika mengalami kram perut, bagian perut kadang terasa kaku, membuat lemas dan nyeri dan sering muncul keringat dingin atau disertai juga dengan demam. Penanganan yang mudah jika kram perut bukan karena penyakit serius adalah mengompres dengan air hangat.
Dr Hermansyur menuturkan kram perut yang terjadi ini bisa menjadi suatu gejala awal dari penyakit seperti lambung, maag, masalah di kantung empedu, hernia atau organ lainnya. Maka pengobatan yang tepat untuk mengatasi kram perut yang berkepanjngan tergantung dari hasil diagnosisnya.
"Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendiagnosis penyebab kram perut adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik, dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium. Jika ditemukan adanya gangguan maka dilanjutkan dengan pemeriksaan lain yang lebih mendalam seperti USG, endoskopi atau melakukan CT-Scan," ujar dokter dari Klinik Saluran Cerna RS Puri Indah, Jakarta.
Untuk pemeriksaan fisik biasanya dengan melihat kondisi luar tubuh dari pasien. Jika kulit pasien berwarna agak kuning maka kemungkinan kram perut ini berhubungan dengan hati atau saluran empedu. Pemeriksaan lainnya adalah dengan meraba dinding perut dan melakukan penekanan pelan di bagian perut untuk mengetahui tipe dari rasa nyerinya.
Tindakan yang harus dilakukan jika terjadi kram perut tergantung dari hasil diagnosisnya. Tapi untuk pengobatan pertamanya adalah dengan memberikan obat simptomatik untuk mengurangi gejala atau sakit perut yang ada.
Organ yang ada di dalam perut itu sangat banyak seperti saluran empedu, saluran makan (cerna), pankreas, usus besar, usus kecil, hati, lambung yang semuanya dihubungkan oleh saraf-saraf. Biasanya kram perut yang terjadi berhubungan dengan salah satu dari organ tersebut.
Jika sakit perut atau kram tak kunjung sembuh sebaiknya waspadai kemungkinan adanya penyakit yang serius. Penyakit yang seringkali ditandai dengan rasa sakit di bagian perut seperti dikutip dari Mayoclinic, Senin (28/12/2009) yaitu:
1. Penyakit usus buntu
Rasa sakit yang dialami jika mengalami usus buntu adalah rasa nyeri yang terjadi di dekat pusar kemudian rasa sakit ini akan terasa di bagian kanan bawah perut. Rasa sakit ini semakin lama akan semakin memburuk akibat adanya peradangan. Biasanya rasa sakit akan menetap di bagian tengah antara pusar dan panggul kanan. Tapi kadang lokasinya berbeda tergantung dari usia dan posisi usus buntu itu sendiri.
Sakit yang dirasakan akan semakin parah jika menekan ke arah bawah dari tempat usus buntu dan akan semakin buruk apabila tekanan tersebut diangkat secara tiba-tiba. Posisi yang paling enak untuk meredakannya adalah posisi janin dengan lutut ditarik ke dada sambil berbaring. Gejala lainnya adalah susah untuk buang angin, sakit saat buang air kecil, demam, kram dan terkadang diare.
2. Kolik
Rasa sakit yang dialami jika terkena kolik adalah rasa sakit yang teramat sangat di daerah perut. Kolik bisa menjadi petunjuk terhadap suatu penyakit tergantung di posisi dimana kolik tersebut berasal.
3. Penyakit maag
Rasa sakit yang dialami oleh penderita maag adalah nyeri perut di bagian atas atau diatas pusar (ulu hati) yang disertai dengan mual, perut kembung, rasa kenyang meskipun hanya mengonsumsi sedikit makanan dan kemungkinan adanya pembengkakan. Gejala ini berasal dari saluran pencernaan bagian atas terutama lambung dan bagian pertama dari usus kecil. Hal ini biasanya paling sering dipicu oleh makanan yang dikonsumsi.
4. Batu kandung kemih
Gejala dari penyakit ini akan muncul jika ukuran batu semakin membesar, terutama jika batu tersebut mengiritasi dinding kandung kemih atau menghalangi saluran urin. Rasa sakit yang ditimbulkan ini berada di bagian bawah perut, biasanya disertai dengan rasa sakit saat pipis, susah untuk buang air kecil dan juga urin yang berwarna gelap.
5 Batu ginjal.
Rasa sakit yang ditimbulkan akibat batu ginjal ini dimuali dari samping atau belakang tepat di bawah tulang rusuk, lama-kelamaan rasa sakitnya akan menyebar ke perut bagian bawah dan pangkal paha. Intensitas rasa sakitnya berkisar antara 20-60 menit dan disertai dengan mual, muntah dan rasa sakit asat buang air kecil.
6. Kanker usus besar
Gejala yang ditimbulkan seperti perubahan dalam kebiasaan buang air besar termasuk diare atau sembelit selama lebih dua minggu. Rasa tak nyaman di perut seperti kram, gas atau sakit yang terus menerus, adanya pendarahan dalam feses serta mengalami kelelahan dan penurunan berat badan. Gejala yang ditimulkan bervariasi tergantungd ari ukuran dan lokasi kanker dalam usus besar tersebut.
"Terkadang rasa sakit yang ditimbulkan hampir mirip seperti sakit usus buntu bagi beberapa orang sama dengan maag atau penyakit maag disertai juga dengan sakit perut diare. Ini karena saraf-sarafnya saling berhubungan satu sama lain, sehingga gejalanya bisa mirip," ujar dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah ini.
Penanganan untuk kram perut ini bisa bersifat ringan, tapi ada juga pasien yang diharuskan melakukan pembedahan atau operasi untuk mengobati penyebab dari kram perut ini. Sebaiknya jika ada anggota keluarga yang mengalami kram perut, segera periksakan ke dokter agar bisa diketahui dengan pasti apa penyebab dari rasa nyeri di perut tersebut. Jangan terlambat ke dokter, bisa jadi perut anda yang sakit / kram pertanda penyakit serius.
Read more...
Wednesday, December 23, 2009
Kapan Balita Harus Dibawa ke Dokter
Kondisi balita yang masih sangat rentan cenderung membuatnya gampang sakit. Orangtua biasanya panik dan sangat khawatir ketika balitanya ada gangguan kesehatan. Sebaiknya ketahui tanda-tanda kapan si balita harus dibawa ke dokter.
Tidak semua orangtua bisa membedakan dengan pasti antara tangisan yang normal dengan tangisan akibat adanya masalah pada tubuh balita. Bahkan orangtua yang sudah berpengalamn sekalipun sulit membedakannya. Ini karena setiap anak memiliki karakteristik tersendiri yang membuatnya berbeda satu sama lain.
Penting bagi orangtua untuk bisa memahami tanda-tanda apa saja yang menunjukkan bahwa si balita harus dibawa ke dokter, seperti dikutip dari Mayoclinic, Rabu (23/12/2009), yaitu:
1. Adanya perubahan rasa. Dalam hal ini balita menolak untuk menyusu secara berturut-turut atau selera makannya buruk.
2. Perubahaan suasana hati. Jika balita terlihat lesu, sulit untuk dibangunkan dan tidak berhenti menangis meskipun sudah berusaha untuk didiamkan atau dihibur.
3. Pusar atau penisnya menjadi lembek. Jika mudah ditekan dengan pelan pada daerah pusar dan penis atau penisnya menjadi merah dan mengeluarkan cairan (berdarah).
4. Demam. Jika balita masih berusia kurang dari 3 bulan, maka hubungi dokter setiap kali demam. Tapi kalau usianya sudah lebih dari 3 bulan, awasi setiap kali demam dengan istirahat dan minum cairan yang banyak. Jika suhunya lebih dari 38,9 derajat celsius dan balita menjadi mudah marah serta lesu, segera hubungi dokter.
5. Diare. Waspadai jika diare si balita sudah berbentuk cairan dan sering.
6. Muntah. Sesekali balita muntah memang hal yang normal, tapi yang harus diwaspadai adalah jika balita muntah berkali-kali setelah makan atau minum susu dalam satu hari.
7. Dehidrasi. Ciri-ciri balita yang mengalami dehidrasi adalah popok tidak basah selama 6 jam, menangis tanpa air mata dan mulut kering tanpa air liur.
8. Pilek. Jika pilek yang dialami balita sudah mengganggu pernapasannya, mengganggu tidur serta cairan yang dihasilkan oleh hidung berwarna kuning, hijau atau abu-abu dan disertai dengan batuk yang parah.
9. Telinga bermasalah. Hubungi dokter jika balita tidak memberikan respons apapun saat orangtua berbicara atau mengajaknya bercanda, bisa juga adanya cairan yang keluar dari telinganya.
10. Adanya ruam merah di kulit. Hal yang harus diwaspadai adalah jika ruam tersebut meluas, tampak seperti infeksi dan disertai dengan demam.
Jika menemukan gejala tersebut, tidak ada salahnya untuk membawa sang buah hati ke dokter sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal yang tak kalah penting adalah percayai apa kata naluri Anda, karena kata hati juga bisa menjadi petunjuk.
Tidak semua orangtua bisa membedakan dengan pasti antara tangisan yang normal dengan tangisan akibat adanya masalah pada tubuh balita. Bahkan orangtua yang sudah berpengalamn sekalipun sulit membedakannya. Ini karena setiap anak memiliki karakteristik tersendiri yang membuatnya berbeda satu sama lain.
Penting bagi orangtua untuk bisa memahami tanda-tanda apa saja yang menunjukkan bahwa si balita harus dibawa ke dokter, seperti dikutip dari Mayoclinic, Rabu (23/12/2009), yaitu:
1. Adanya perubahan rasa. Dalam hal ini balita menolak untuk menyusu secara berturut-turut atau selera makannya buruk.
2. Perubahaan suasana hati. Jika balita terlihat lesu, sulit untuk dibangunkan dan tidak berhenti menangis meskipun sudah berusaha untuk didiamkan atau dihibur.
3. Pusar atau penisnya menjadi lembek. Jika mudah ditekan dengan pelan pada daerah pusar dan penis atau penisnya menjadi merah dan mengeluarkan cairan (berdarah).
4. Demam. Jika balita masih berusia kurang dari 3 bulan, maka hubungi dokter setiap kali demam. Tapi kalau usianya sudah lebih dari 3 bulan, awasi setiap kali demam dengan istirahat dan minum cairan yang banyak. Jika suhunya lebih dari 38,9 derajat celsius dan balita menjadi mudah marah serta lesu, segera hubungi dokter.
5. Diare. Waspadai jika diare si balita sudah berbentuk cairan dan sering.
6. Muntah. Sesekali balita muntah memang hal yang normal, tapi yang harus diwaspadai adalah jika balita muntah berkali-kali setelah makan atau minum susu dalam satu hari.
7. Dehidrasi. Ciri-ciri balita yang mengalami dehidrasi adalah popok tidak basah selama 6 jam, menangis tanpa air mata dan mulut kering tanpa air liur.
8. Pilek. Jika pilek yang dialami balita sudah mengganggu pernapasannya, mengganggu tidur serta cairan yang dihasilkan oleh hidung berwarna kuning, hijau atau abu-abu dan disertai dengan batuk yang parah.
9. Telinga bermasalah. Hubungi dokter jika balita tidak memberikan respons apapun saat orangtua berbicara atau mengajaknya bercanda, bisa juga adanya cairan yang keluar dari telinganya.
10. Adanya ruam merah di kulit. Hal yang harus diwaspadai adalah jika ruam tersebut meluas, tampak seperti infeksi dan disertai dengan demam.
Jika menemukan gejala tersebut, tidak ada salahnya untuk membawa sang buah hati ke dokter sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal yang tak kalah penting adalah percayai apa kata naluri Anda, karena kata hati juga bisa menjadi petunjuk.
Read more...
Monday, December 7, 2009
Cara Mengobati Jerawat Dengan Cepat dan Aman
Anda mempunyai jerawat yang susah dihilangkan padahal anda sudah mencoba berbagai cara? Cobalah baca tulisan dibawah ini, semoga bermanfaat.Begitu banyak orang yang tidak sabar dalam mengobati jerawat di wajahnya, inginnya dalam waktu beberapa hari semua jerawatnya hilang. Padahal agar bisa mendapatkan kulit wajah yang halus dan bebas jerawat diperlukan ketekunan dalam menjalani perawatan dan tidak bisa cepat.
Pengobatan terbaik untuk menyembuhkan jerawat dengan menggunakan obat-obatan memerlukan ketekunan dari pasien itu sendiri. Berdasarkan American Academy of Dermatology, didapatkan lebih dari 40 persen remaja yang memiliki jerawat parah membutuhkan pengobatan dari dokter.
Biasanya resep obat yang diberikan oleh dokter adalah retinoid dan antibiotik. Menggunakan kombinasi obat-obatan ini seringkali memberikan hasil yang terbaik, tapi harus tetap dikonsumsi selama jerawat tersebut masih ada. Pada beberapa orang terkadang dibutuhkan waktu bertahun-tahun.
Meskipun secara umum penggunaan jangka panjang masih bisa ditoleransi, tapi seringkali pada sebagian orang mengakibatkan kulit kering dan iritasi kulit.
"Banyak orang yang datang ke dokter kulit hari ini dan ingin mendapatkan hasil yang lebih baik keesokan harinya. Padahal ketekunan dan kesabaran diperlukan untuk menghilangkan jerawat dari wajah seseorang," ujar Dr Karl Beutner dari asosiasi profesor dermatologi klinis di UC San Francisco, seperti dikutip dai Latimes, Senin (7/12/2009).
Lebih lanjut Dr Beutner menuturkan agar pengobatan ini terasa lebih manjur, pasien harus taat dalam melakukan perawatan ini. Jika seseorang tekun dan sabar, maka perbedaan tersebut pasti akan terlihat.
Terkadang orang ingin mendapatkan hasil yang cepat dengan cara mengonsumsi obat dalam dosis tinggi. Salah satunya adalah isotretinoin (turunan dari vitamin A) atau dikenal dengan merek Accutane. Obat ini memang sering digunakan sebagai obat jerawat, tapi bersifat sangat keras dan berbahaya karena dapat menyebabkan bayi lahir cacat serius jika dikonsumsi sesaat sebelum hamil atau selama kehamilan.
Jadi lama atau tidaknya pengobatan jerawat tergantung dari seberapa besar ketekunan pasien tersebut menjalani perawatan ini. Selain itu diperlukan juga menjaga kebersihan kulit wajah dan tidak memencet jerawat dengan tangan. [health.detik.com]
Atau mungkin anda tertarik untuk mengetahui cara mengobati jerawat secara cepat hanya dalam 3 hari dengan bahan alami yang mudah didapat? Ada ebook yang mungkin cocok buat anda, tapi saya tidak menjamin keberhasilannya karena saya sendiri belum mencoba (hehehehehe). Ebooknya dalam bahasa Inggris tentang "How I Cured My Acne Condition in 3 days, a step by step program showing you proven home remedy and natural acne treatment". Info tentang ebook itu silahkan klik disini!
Read more...
Wednesday, December 2, 2009
Khasiat Jamur Maitake Mampu Hancurkan Tumor
Category: Flowers, Health / Kesehatan
Peneliti menemukan khasiat jamur yang bisa menghancurkan tumor hingga 75 persen. Jamur Maitake yang biasa dijadikan campuran untuk memasak memiliki khasiat itu.Jamur berdiameter 8 inci ini diketahui ampuh melawan kanker prostat yang membunuh sekitar 15.000 orang di Inggris tiap tahunnya.
Dr Sensuke Konno mencoba mengombinasikan ekstrak jamur dengan protein anti kanker yang disebut interferon alfa. Hasilnya, tiga perempat sel kanker pasien bisa hilang.
Peneliti dari New York Medical Centre mengatakan, protein anti kanker dan zat aktif dalam jamur akan mengaktifkan enzim yang mengontrol pertumbuhan sel-sel kanker.
"Ini adalah terobosan yang efektif bagi pengobatan kanker, karena bisa mengurangi dosis terapi konvensional dan meningkatkan kualitas hidup pasien," ujar Dr Konno seperti dilansir Dailymail, Selasa (1/12/2009).
Dr Allison Rose dari Cancer Research Center pun mengatakan bahwa suatu saat jamur ini bisa jadi obat kemoterapi anti kanker yang menjanjikan.[health.detik.com]
Read more...
Wednesday, November 25, 2009
Penyakit di Musim Hujan
Musim hujan telah tiba, penyakit khas musim hujanpun bermunculan. Kenali jenisnya dan cara pencegahannya.
Masyarakat perlu mewaspadai beberapa penyakit berikut:
1. Penyakit yang disebabkan virus seperti flu, demam berdarah, diare dan muntah.
2. Penyakit yang disebabkan bakteri dan parasit, terutama di daerah yang airnya meluap sehingga bakteri dan parasit dari septic tank atau kotoran hewan terangkat dan hanyut. Mengkontaminasi air dan bahan makanan seperti sayur, dan menginfeksi manusia, menyebabkan penyakit seperti diare, disentri, cacingan.
3. Penyakit yang disebabkan jamur, karena kelembaban pada pakaian yang tidak bisa dikeringkan dengan baik, menyebabkan jamur kulit seperti di selangkangan, sela jari kaki, lipat payudara.
Sedangkan penyakit yang tidak berhubungan dengan lingkungan tapi terkait dengan perubahan cuaca adalah:
1. Asma, kalau peka terhadap cuaca mungkin jadi sering kambuh, bisa disertai infeksi bakteri yang penyembuhannya jadi lebih lama.
2. Hidung sering tersumbat karena keseimbangan persyarafan didaerah hidung terganggu
Sementara kebiasaan buruk yang muncul saat musim hujan datang adalah:
1. Mudah lapar, sehingga makan lebih banyak, kemungkinan berat badan meningkat, gangguan metabolisme seperti glukosa darah jadi terganggu, kolesterol meningkat, kekebalan tubuh menurun.
2. Kurang minum karena khawatir sering ke toilet yang memudahkan infeksi saluran kemih pada wanita.
3. Sering merokok dengan alasan menghilangkan dingin padahal sudah jelas merokok mengancam kesehatan paru.
Agar tetap sehat di musim hujan, disarankan:
1. Usahakan melakukan pemanasan badan dengan olahraga ringan pada pagi hari. Sedikit stretching, jalan cepat, loncat-loncat sudah akan membuat sedikit berkeringat dan menghangatkan badan.
Sesampai tempat kerja, gunakan tangga sesering mungkin (kalau kerja di lantai 23, cukup naik lift sampai lantai 21, lalu naik tangga sampai lantai 23).
2. Sediakan sepatu, kaos kaki (pria), stocking (wanita) ekstra di kantor sehingga kaki tidak perlu basah. Lebih praktis lagi kalau sepatu kantor hanya dipakai di kantor. Waktu pergi dari rumah gunakan sepatu lain atau bahkan sendal yang mudah dikeringkan sehingga sampai di kantor, sesudah dikeringkan supaya tidak bau, tinggal disimpan dalam kantung kedap air dan tertutup jadi tetap rapi kalau disimpan di bawah meja kerja.
Kenakan kaos kaki atau stocking sesudah sampai di tempat kerja sesudah mengeringkan kaki dengan handuk kecil/tissue/handuk kertas. Kalau dalam bekerja diperlukan banyak bepergian, siapkan sepatu (pilih yang ringan dan anti slip) dalam tas, kenakan sesudah di tempat tujuan.
Semua itu bertujuan untuk mencegah kita jalan berjinjit (dengan harapan tidak begitu basah, padahal tidak ada gunanya karena air tetap merembes dari ujung sepatu dan melembabi jari kaki, daerah yang mudah untuk ditumbuhi jamur baik kulit atau kuku). Jamur kulit kaki bisa menyebabkan bau yang keras, sementara jamur kuku perlu waktu lama untuk penyembuhan.
3. Banyak minum air hangat, bisa diberi sedikit jahe tanpa gula atau pepermint, beberapa tetes juruk nipis/lemon. Ini akan membantu menghangatkan badan dan mengurangi lapar. Minum kopi atau teh akan memacu buang air kecil lebih banyak sehingga menyebabkan kekurangn cairan yang tidak disadari.
4. Sediakan buah seperti pisang, apel/pear/mangga yang sudah dikupas, jeruk yang sudah ranum dalam kotak plastik ringan untuk disantap sewaktu-waktu lapar. Ini akan menghindarkan kelebihan masukan karbohidrat dari tepung seperti roti, nasi, biskuit, crackers, gula, kelebihan garam dan lemak.
5. Jangan lupa payung, bahkan kalau perlu topi plastik yang biasa digunakan kalau mandi, daripada kepala pusing kebasahan atau sakit.
[dikutip dari health.detik.com]
Masyarakat perlu mewaspadai beberapa penyakit berikut:
1. Penyakit yang disebabkan virus seperti flu, demam berdarah, diare dan muntah.
2. Penyakit yang disebabkan bakteri dan parasit, terutama di daerah yang airnya meluap sehingga bakteri dan parasit dari septic tank atau kotoran hewan terangkat dan hanyut. Mengkontaminasi air dan bahan makanan seperti sayur, dan menginfeksi manusia, menyebabkan penyakit seperti diare, disentri, cacingan.
3. Penyakit yang disebabkan jamur, karena kelembaban pada pakaian yang tidak bisa dikeringkan dengan baik, menyebabkan jamur kulit seperti di selangkangan, sela jari kaki, lipat payudara.
Sedangkan penyakit yang tidak berhubungan dengan lingkungan tapi terkait dengan perubahan cuaca adalah:
1. Asma, kalau peka terhadap cuaca mungkin jadi sering kambuh, bisa disertai infeksi bakteri yang penyembuhannya jadi lebih lama.
2. Hidung sering tersumbat karena keseimbangan persyarafan didaerah hidung terganggu
Sementara kebiasaan buruk yang muncul saat musim hujan datang adalah:
1. Mudah lapar, sehingga makan lebih banyak, kemungkinan berat badan meningkat, gangguan metabolisme seperti glukosa darah jadi terganggu, kolesterol meningkat, kekebalan tubuh menurun.
2. Kurang minum karena khawatir sering ke toilet yang memudahkan infeksi saluran kemih pada wanita.
3. Sering merokok dengan alasan menghilangkan dingin padahal sudah jelas merokok mengancam kesehatan paru.
Agar tetap sehat di musim hujan, disarankan:
1. Usahakan melakukan pemanasan badan dengan olahraga ringan pada pagi hari. Sedikit stretching, jalan cepat, loncat-loncat sudah akan membuat sedikit berkeringat dan menghangatkan badan.
Sesampai tempat kerja, gunakan tangga sesering mungkin (kalau kerja di lantai 23, cukup naik lift sampai lantai 21, lalu naik tangga sampai lantai 23).
2. Sediakan sepatu, kaos kaki (pria), stocking (wanita) ekstra di kantor sehingga kaki tidak perlu basah. Lebih praktis lagi kalau sepatu kantor hanya dipakai di kantor. Waktu pergi dari rumah gunakan sepatu lain atau bahkan sendal yang mudah dikeringkan sehingga sampai di kantor, sesudah dikeringkan supaya tidak bau, tinggal disimpan dalam kantung kedap air dan tertutup jadi tetap rapi kalau disimpan di bawah meja kerja.
Kenakan kaos kaki atau stocking sesudah sampai di tempat kerja sesudah mengeringkan kaki dengan handuk kecil/tissue/handuk kertas. Kalau dalam bekerja diperlukan banyak bepergian, siapkan sepatu (pilih yang ringan dan anti slip) dalam tas, kenakan sesudah di tempat tujuan.
Semua itu bertujuan untuk mencegah kita jalan berjinjit (dengan harapan tidak begitu basah, padahal tidak ada gunanya karena air tetap merembes dari ujung sepatu dan melembabi jari kaki, daerah yang mudah untuk ditumbuhi jamur baik kulit atau kuku). Jamur kulit kaki bisa menyebabkan bau yang keras, sementara jamur kuku perlu waktu lama untuk penyembuhan.
3. Banyak minum air hangat, bisa diberi sedikit jahe tanpa gula atau pepermint, beberapa tetes juruk nipis/lemon. Ini akan membantu menghangatkan badan dan mengurangi lapar. Minum kopi atau teh akan memacu buang air kecil lebih banyak sehingga menyebabkan kekurangn cairan yang tidak disadari.
4. Sediakan buah seperti pisang, apel/pear/mangga yang sudah dikupas, jeruk yang sudah ranum dalam kotak plastik ringan untuk disantap sewaktu-waktu lapar. Ini akan menghindarkan kelebihan masukan karbohidrat dari tepung seperti roti, nasi, biskuit, crackers, gula, kelebihan garam dan lemak.
5. Jangan lupa payung, bahkan kalau perlu topi plastik yang biasa digunakan kalau mandi, daripada kepala pusing kebasahan atau sakit.
[dikutip dari health.detik.com]
Read more...
Sunday, August 23, 2009
Panduan Minum Obat di Bulan Puasa
Sebagian besar umat muslim memilih tetap menjalankan puasa meskipun sedang sakit. Pola makan yang berubah membuat jadwal minum obat penderita penyakit menahun seperti hipertensi dan diabetes ikut berubah. Bagimana pola minum obat yang benar ketika sedang berpuasa?
Keputusan mengubah jadwal minum obat memang dikhawatirkan membahayakan keadaan orang sakit. Jadi perlu sikap yang baik untuk membuat jadwal minum obat sesuai dengan kondisi saat puasa.
Sebuah penelitian dilakukan pada 81 orang pasien di Maroko. Sebanyak 58% mengubah pola makan obat ketika bulan Ramadan yaitu 35 orang menghentikan pengobatan, 8 orang mengganti jadwal minum obat, dan 4 orang meminum obat yang dijadwalkan beberapa kali minum dalam sehari menjadi hanya satu kali minum.
Penelitian yang melibatkan jumlah pasien yang lebih banyak (325 orang) dilakukan di Kuwait. Sebanyak 64% diantara mereka mengubah pola minum obat mereka, dan 18% diantaranya meminum obat yang seharusnya untuk sehari dalam satu kali minum. Laporan medis di negara tersebut menyebutkan bahwa pada awal bulan Ramadan banyak pasien yang masuk ke unit gawat darurat maupun ke ICU karena tidak mau minum obat saat Ramadan, atau mengubah jadwal minumnya dengan cara yang salah.
Fenomena yang hampir sama dialami di Indonesia. Pada setiap pertengahan bulan puasa dan awal lebaran banyak pasien yang dirawat di rumah sakit. Hal ini salah satunya karena ketidakdisiplinan para pasien penyakit menahun dalam mengkonsumsi obat.
Seringkali pasien mengubah pola konsumsi obatnya tanpa berkonsultasi dengan dokter. Disamping itu, banyak pula diantara para dokter tidak memperhatikan pola pemberian obat saat puasa. Misalnya adalah pemberian obat antibiotik 3 kali sehari saat puasa. Hal ini tidak mungkin dilakukan oleh dokter jika pasien tetap menginginkan untuk tetap menjalankan kewajiban puasa. Seorang dokter harus dapat memilih pola konsumsi obat yang paling sesuai untuk para pasiennya.
"Untuk mencapai tujuan pengobatan, pemberian obat harus selalu memperhatikan beberapa aspek penting pengobatan, yaitu aspek jalur pemberian, jadwal pemberian, dan interaksi obat dengan makanan. Aspek-aspek ini menjadi sangat penting di bulan Ramadan karena perubahan pola hidup kita di bulan suci tersebut," kata dr Nur Azid Mahardinata dari Pusat Kajian Bioetika dan Humaniora Kedokteran FK-UGM, Rabu (19/8/2009) seperti dikutip dari tulisannya.
Jalur Pemberian
Menurut keputusan bersama para ahli agama dan kesehatan, jalur pemberian obat yang tidak membatalkan puasa adalah obat tetes untuk mata, telinga, hidung; obat semprot hidung dan inhaler; semua macam obat yang diserap melalui kulit (salep, krim, dll); penyuntikan melalui kulit, otot, sendi, atau vena (kecuali infus); oksigen dan gas-gas anestesia (obat bius); obat penyakit jantung angina (tablet nitrogliserin yang diletakkan di bawah lidah); penyegar mulut (spray ataupun cairan yang tidak ditelan); pemasangan sipral pencegah kehamilan, pembersih vagina, obat supositoria (ke dalam vagina atau anus); dan pembedahan dengan anestesi umum jika pasien memutuskan untuk berpuasa.
Perhatian yang utama diberikan kepada pemberian cairan infus. Cairan infus banyak sekali macamnya dan diberikan juga dengan tujuan yang berbeda-beda. Pemberian cairan dan obat dengan cara ini tidak diperbolehkan karena dianggap membatalkan puasa, sehingga pasien-pasien yang mendapatkan jalur pengobatan ini harus membatalkan puasanya dan menggantinya dihari lain di luar bulan Ramadan.
Jadwal Pemberian
Jadwal pemberian obat sangat tergantung kepada jenis obat yang diberikan. Obat-obatan yang dijual dipasaran, misalnya obat sakit flu atau batuk, biasanya memiliki komposisi untuk diminum 3 kali sehari. Obat antibiotik misalnya amoksisilin juga diberikan 3 kali sehari. Pada saat puasa, jadwal pengobatan ini harus diperhatikan karena alih-alih mendapatkan manfaat dari pengobatan, bisa jadi kita mengalami efek samping dari obat-obatan tersebut.
Manjur tidaknya sebuah obat dan muncul tidaknya efek samping sebuah obat sangat dipengaruhi oleh proses fisiologis dan biokimiawi tubuh. Pada keadaan puasa, proses-proses tersebut berubah terutama karena adanya perubahan pola makan dan aktifitas. Dokter harus dapat memberikan pilihan obat yang paling tepat bagi pasien mereka jika mereka tetap menginginkan untuk menjalankan ibadah puasa.
Bagi pasien yang memiliki jadwal minum obat satu kali sehari tidak akan memiliki masalah yang berarti. Mereka dapat mengkonsumsi obat tersebut saat sahur atau berbuka. Akan tetapi, harus diingat bahwa beberapa macam obat dapat terganggu efektifitasnya jika diberikan pada waktu-waktu tertentu. Hal ini terutama terkait dengan interaksinya dengan makanan. Seorang dokter harus yakin bahwa perubahan jadwal minum obat (saat sahur atau buka) tidak akan mengurangi kemanjuran obat.
Sebuah penelitian terhadap obat theofilin (biasa digunakan untuk pasien asma) membuktikan bahwa terdapat penurunan jumlah obat yang terserap secara signifikan antara pemberian obat tersebut pada jam 8 malam (kurang lebih 2 jam setelah buka) dibandingkan dengan pemberian pada jam 4 (segera setelah sahur). Perbedaan ini dijelaskan dengan adanya perubahan asam lambung dan ritme serta kualitas makanan selama Ramadan.
Obat lain yang terpengaruh secara signifikan saat bulan suci adalah obat anti kejang (asam valproat). Absorbsi obat ini terhambat jika diberikan pada jam 8 malam (setelah buka), sedangkan pemberian segera setelah sahur menunjukkan adanya penurunan eliminasi (pembuangan) kadar obat dalam darah secara bermakna dibandingkan dengan pemberian dalam waktu yang sama di bulan lain di luar Ramadan. Cimetidin obat yang sering digunakan pada gangguan lambung, paling baik digunakan pada malam hari (sebelum tidur) karena selain mengurangi sekresi asam lambung pemberian pada malam hari juga bisa membantu penyembuhan dan mengurangi kemungkinan terjadinya ulkus (luka) lambung.
Pada penelitian terhadap pasien-pasien hipertensi (tekanan darah tinggi) tidak terdapat perbedaan yang berarti pada bulan Ramadan dan bulan-bulan di luar bulan suci. Pasien hipertensi yang menggunakan pengobatan tunggal tidak perlu khawatir dengan adanya perubahan jam minum obat, baik setelah buka atau setelah sahur, karena tidak ada perbedaan yang berarti antara 2 waktu tersebut. Hanya sebagai catatan, propanolol,--obat untuk tekanan darah tinggi,-- lebih baik diserap oleh tubuh jika diminum pada pagi hari dibandingkan jika diminum pada malam hari.
Bagi pasien yang memiliki jadwal minum obat 2 kali sehari atau lebih menghadapi kendala yang lebih sulit karena distribusi obat dalam darah secara optimal tidak akan bisa tercapai dengan baik. Pasien dengan dosis 2 kali minum dapat meminum obatnya pada saat buka dan sahur. Tetapi karena perbedaan jangka waktu antara sahur-buka dan buka-sahur, dosis optimal obat dalam darah tidak akan tercapai. Terlebih lagi pada pasien dengan dosis 3 kali minum obat, kadar optimal obat dalam darah tidak akan tercapai dengan baik.
Keadaan ini harus sangat diperhatikan terutama pada pemberian obat dengan dosis pengobatan yang sempit karena adanya resiko tinggi untuk terjadinya keracunan atau munculnya efek samping obat. Dalam keadaan ini, dokter diharapkan dapat memberikan pilihan pengobatan yang sesuai, yaitu dengan mengubah pilihan obat menjadi dosis 1 kali minum atau memilih jenis/kelas obat lain yang sesuai dengan efek eliminasi yang lebih panjang. Jika tidak memungkinkan, maka pilihan untuk membatalkan puasa mungkin adalah resep yang paling baik bagi pasien tersebut.
Sebagai contoh adalah penggunaan obat anti inflamasi non-steroid yang biasa digunakan sebagai obat pada penyakit sendi (artritis), seperti misalnya ibuprofen. Untuk mencapai dosis optimalnya, obat-obat ini harus diminum 3-4 kali dalam sehari, sehingga perlu diganti dengan obat yang memiliki waktu pembuangan dari darah yang lebih lama, seperti misalnya piroksikam yang cukup diminum 1 kali dalam sehari. Selalu tanyakan kepada dokter Anda tentang pilihan obat yang bisa Anda dapatkan.
Sebagai catatan penting adalah untuk obat-obat bebas dipasaran, misalnya obat flu, beberapa macam obat antibiotik, dan lain-lain. Biasanya obat-obatan ini dijadwalkan untuk pemberian 3 kali sehari. Jika kemudian seseorang meminumnya sekaligus dalam sekali minum atau merubah jam pemberian menjadi malam hari (antara waktu buka hingga sahur) dikhawatirkan akan timbulnya efek samping obat. Alangkah lebih baik jika kita mengalami sakit ketika berpuasa, kita mengkonsultasikan diri kita kepada dokter sehingga mendapatkan keputusan yang paling tepat.
Interaksi dengan makanan
Secara umum, pengaruh makanan terhadap obat adalah mengurangi, memperlambat, atau meningkatkan ketersediaan obat secara sistemik. Besarnya pengaruh tersebut tergantung pada bentuk obat secara fisik atau kimia; formulasi obat (kombinasi antara zat aktif obat dengan zat-zat lainnya dalam obat); jenis makanan; dan waktu antara makan dan minum obat. Pada bulan Ramadhan, 2 faktor terakhir dapat berefek positif pada pengobatan karena ritme dan komposisi/kualitas makanan menjadi lebih teratur.
Minuman seperti teh, kopi, dan jeruk dapat meningkatkan asam lambung yang dapat meningkatkan penyerapan obat yang memiliki sifat asam lemah seperti salisilat, dipiridamol, sulfamida, dan beberapa jenis antibiotik dan hipnotik. Sedangkan obat-obatan seperti petidin, amitriptilin, dan antihistamin (obat anti alergi) akan menjadi terhambat. Konsentrasi karbohidrat dan lemak yang tinggi dalam makanan juga dapat mempengaruhi bioavailability (ketersediaan hayati) obat dalam tubuh, tetapi hal ini tergantung pada formulasi obat yang digunakan.
Sebagai contoh adalah pengobatan dengan asam bebas fenitoin dalam bentuk serbuk Hidantol yang dengan adanya kandungan lemak yang tinggi dalam makanan dapat meningkatkan ketersediaan hayati obat tersebut dalam tubuh. Tetapi, efek sebaliknya akan muncul jika fenitoin sodium lepas lambat (Phenytek) diminum bersama dengan lambung yang penuh dengan makanan berkadar lemak tinggi.
Efek klinis yang muncul karena pengaruh makanan terhadap obat tergantung kepada lebar sempitnya efek terapetik masing-masing obat. Turunnya ketersediaan hayati obat dalam tubuh sebagai akibat dari interaksi obat dan makanan dapat mengakibatkan efek yang serius terhadap kadar obat dalam dalam, khususnya obat dengan indeks terapetik yang sempit, sehingga mengakibatkan berkurangnya kemanjuran obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping obat.
"Ketiga faktor diatas (jalur pemberian, jadwal minum obat, dan interaksi obat dengan makanan) harus diperhatikan oleh dokter dan pasien saat mereka memutuskan untuk tetap berpuasa meskipun dalam keadaan sakit. Hendaklah para dokter dapat memberikan pilihan obat yang paling sesuai bagi mereka yang tetap menginginkan berpuasa saat ramadhan dengan tetap mendapatkan hasil yang optimal dari pengobatan yang diberikan," tutur dr Nur Azid.
Btw, selamat menjalankah ibadah puasa ramadhan, mohon maaf lahir batin, semoga amal ibadah kita diterima Alloh swt, dan dosa2 kita diampuni oleh-Nya......amiin.
Artikel Panduan minum obat ketika puasa ini bersumber dari DetikHealth
Read more...
Sunday, February 15, 2009
TIDUR SEHAT
Seperti makan dan minum, tidur juga merupakan kebutuhan dasar hidup manusia. Namun banyak orang masih kerap mengabaikan pentingnya tidur karena berbagai hal misalnya para blogger yang kuat begadang 24 jam di depan komputer. Apa pun alasannya, perlu tidur cukup. Lebih dari itu, tidur juga perlu berkualitas.
Seperti apa tidur yang sehat itu?
Sejak kecil tidur perlu untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Tidur bermutu juga amat penting untuk menata memori. Berbagai informasi yang diterima hari ini bisa disimpan dan ditata kembali sebagai “arsip-benak” yang lebih baik pada saat tidur. Esok hari berikutnya akan gampang me-recall memori itu. Betul juga kata Bu guru yang bernasehat jangan kurang tidur menjelangujian; istilah populernya, jangan pakai cara SKS (sistem kebut semalam), agar memori tak berantakan saat ujian.
Selama tidur, sel-sel tubuh beristirahat, dan menjadi bugar kembali setelah cukup jeda. Seperti mesin apa pun, mesin tubuh juga ada waktunya untuk beristirahat. Tidur bentuk istirahat paling bermutu. Maka jangan abaikan pentingnya tidur. Karena tidur juga berfungsi sebagai perbaikan dan pemulihan.
Tidur bagi kita tak cukup hanya meperhitungkan berapa banyak waktu tidur, melainkan apakah tidurnya lelap. Adakah tahapan tidur normal dilampaui?? Tidur yang sehat bila tidurnya tergolong berkualitas.
Kita mengenal tahapan tidur REM (rapid eye movement) selain tahapan tidur NREM (non rapid eye movement). Gelombang tidur menempuh kedua tahapan tidur yang berbeda itu secara berganti-ganti.
Tidur yang sehat akan menempuh tahapan tidur REM empat-lima kali selama tidur atau sekira 3 (tiga) jam tanpa terbangun. Selebihnya tidur tahapan NREM.
Tidur dinilai berkualitas, bila tahapan tidur REM terpenuhi. Dalam tidur REM itu tidur memasuki tidur yang lelap. Pada masa itu mimpi biasanya muncul. Untuk melihat fase tidur itu ada, perhatikan pelupuk mata saat orang selagi tidur. Ada saat tampak gerakan pelupuk mata yang berkedut-kedut cepat (rapid-eye-movement), dan di episode lain yang seperti itu tak terjadi lagi (non-rapid-eye-movement). Apabila tidur tidak menempuh tahapan REM empat kali berturut, orang merasa tidurnya tidak cukup. Kendati durasi tidur sudah cukup, saat bangun tidur merasa masih kurang nyaman. Orang begini menderita tidur yang tak lelap.
Ya, kurang tidur hendaknya tidak perlu terjadi. Namun gaya hidup orang tertentu kini cenderung berisiko kurang tidur. Tuntutan pekerjaan atau alasan lain, kurang tidur lalu menjadi lazim. Hal ini bisa mengacaukan keteraturan jam biologis (sirkadian) tubuh.
Kurang tidur REM cenderung membuat orang jadi uring-uringan, gampang tersinggung, lekas marah, bahkan dapat menjadi banyak makan. Karena lebih banyak sisi buruknya, kurang tidur lelap seberapa mungkin perlu dikoreksi.
Selama tidur malam juga berlangsung proses detoksifikasi oleh tubuh. Proses ini penting untuk membuang semua zat racun sisa pembakaran tubuh. Bila tidur malam terus berkurang, proses penting ini tidak utuh berlangsung, sehingga tubuh masih menimbun racun yang mestinya dibuang itu. Tidur siang bahkan memberi nilai tambah. Menyisihkan waktur tidur siang beberapa puluh menit saja besar artinya untuk performa dan kinerja tubuh. Dapat mendukung produktivitas kerja, selain badan lebih bugar, angka kejadian kecelakaan dan kesalahan kerja menurun. Bila kurang tidur, selain penampilan umum, kulit dan rambut kelihatan tidak bugar; kulit kusam, rambut tidak bercahaya, lunglai, serta muram. Daya tahan tubuh yang kuat membutuhkan kecukupan tidur bermutu dan memadai. Itu sebab orang kurang tidur cenderung rentan terserang infeksi, “masuk angin”, atau menurunnya fungsi organ, khususnya jantung dan otak. Mendorong mesin tubuh terus aktif melakukan kerja tanpa cukup tidur, kurang jeda, akan lekas merusak mesin tubuh.
Orang yang sejak muda terbiasa kurang tidur, akan berbeda performa fisiknya dengan orang yang menjaga betul kecukupan tidurnya. Termasuk peluang untuk lebih sehat.
Naahhh dah pada insaf belum nehh kalau tidur berkualitas itu dibutuhkan???
Untuk itu, dikatakan sehat bukan saja ketiadaan penyakit fisik, tetapi jiwa kita pun perlu bugar.
sumber : sahabatnestle.co.id
Seperti apa tidur yang sehat itu?
Sejak kecil tidur perlu untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Tidur bermutu juga amat penting untuk menata memori. Berbagai informasi yang diterima hari ini bisa disimpan dan ditata kembali sebagai “arsip-benak” yang lebih baik pada saat tidur. Esok hari berikutnya akan gampang me-recall memori itu. Betul juga kata Bu guru yang bernasehat jangan kurang tidur menjelangujian; istilah populernya, jangan pakai cara SKS (sistem kebut semalam), agar memori tak berantakan saat ujian.
Selama tidur, sel-sel tubuh beristirahat, dan menjadi bugar kembali setelah cukup jeda. Seperti mesin apa pun, mesin tubuh juga ada waktunya untuk beristirahat. Tidur bentuk istirahat paling bermutu. Maka jangan abaikan pentingnya tidur. Karena tidur juga berfungsi sebagai perbaikan dan pemulihan.
Tidur bagi kita tak cukup hanya meperhitungkan berapa banyak waktu tidur, melainkan apakah tidurnya lelap. Adakah tahapan tidur normal dilampaui?? Tidur yang sehat bila tidurnya tergolong berkualitas.
Kita mengenal tahapan tidur REM (rapid eye movement) selain tahapan tidur NREM (non rapid eye movement). Gelombang tidur menempuh kedua tahapan tidur yang berbeda itu secara berganti-ganti.
Tidur yang sehat akan menempuh tahapan tidur REM empat-lima kali selama tidur atau sekira 3 (tiga) jam tanpa terbangun. Selebihnya tidur tahapan NREM.
Tidur dinilai berkualitas, bila tahapan tidur REM terpenuhi. Dalam tidur REM itu tidur memasuki tidur yang lelap. Pada masa itu mimpi biasanya muncul. Untuk melihat fase tidur itu ada, perhatikan pelupuk mata saat orang selagi tidur. Ada saat tampak gerakan pelupuk mata yang berkedut-kedut cepat (rapid-eye-movement), dan di episode lain yang seperti itu tak terjadi lagi (non-rapid-eye-movement). Apabila tidur tidak menempuh tahapan REM empat kali berturut, orang merasa tidurnya tidak cukup. Kendati durasi tidur sudah cukup, saat bangun tidur merasa masih kurang nyaman. Orang begini menderita tidur yang tak lelap.
Ya, kurang tidur hendaknya tidak perlu terjadi. Namun gaya hidup orang tertentu kini cenderung berisiko kurang tidur. Tuntutan pekerjaan atau alasan lain, kurang tidur lalu menjadi lazim. Hal ini bisa mengacaukan keteraturan jam biologis (sirkadian) tubuh.
Kurang tidur REM cenderung membuat orang jadi uring-uringan, gampang tersinggung, lekas marah, bahkan dapat menjadi banyak makan. Karena lebih banyak sisi buruknya, kurang tidur lelap seberapa mungkin perlu dikoreksi.
Selama tidur malam juga berlangsung proses detoksifikasi oleh tubuh. Proses ini penting untuk membuang semua zat racun sisa pembakaran tubuh. Bila tidur malam terus berkurang, proses penting ini tidak utuh berlangsung, sehingga tubuh masih menimbun racun yang mestinya dibuang itu. Tidur siang bahkan memberi nilai tambah. Menyisihkan waktur tidur siang beberapa puluh menit saja besar artinya untuk performa dan kinerja tubuh. Dapat mendukung produktivitas kerja, selain badan lebih bugar, angka kejadian kecelakaan dan kesalahan kerja menurun. Bila kurang tidur, selain penampilan umum, kulit dan rambut kelihatan tidak bugar; kulit kusam, rambut tidak bercahaya, lunglai, serta muram. Daya tahan tubuh yang kuat membutuhkan kecukupan tidur bermutu dan memadai. Itu sebab orang kurang tidur cenderung rentan terserang infeksi, “masuk angin”, atau menurunnya fungsi organ, khususnya jantung dan otak. Mendorong mesin tubuh terus aktif melakukan kerja tanpa cukup tidur, kurang jeda, akan lekas merusak mesin tubuh.
Orang yang sejak muda terbiasa kurang tidur, akan berbeda performa fisiknya dengan orang yang menjaga betul kecukupan tidurnya. Termasuk peluang untuk lebih sehat.
Naahhh dah pada insaf belum nehh kalau tidur berkualitas itu dibutuhkan???
Untuk itu, dikatakan sehat bukan saja ketiadaan penyakit fisik, tetapi jiwa kita pun perlu bugar.
sumber : sahabatnestle.co.id
Read more...
Subscribe to:
Posts (Atom)