Friday, November 12, 2010

Manfaat Durian Untuk Kesehatan

4 Comments
Penyakit yang Bisa Diatasi dengan Makan Durian. Mendengar durian yang terlintas di pikiran orang adalah buah lezat tapi jahat karena kadar lemaknya super tinggi. Tapi jangan takut dulu, jika dimakannya tidak berlebihan durian justru bisa jadi obat.

Durian paling banyak mengandung karbohidrat, lemak dan protein. Tak cuma itu, zat-zat lain seperti serat, kalsium, asam folat, magnesium, zinc dan besi juga ada di dalamnya.

Karena kalorinya yang tinggi, buah durian bersifat panas sehingga pasien diabetes atau ibu hamil sangat tidak dianjurkan makan durian.

Bayangkan saja dalam 100 gram durian terkandung 147 Kkal. Itu artinya ketika seseorang makan 1 kg durian, jumlah kalori yang ia dapatkan 1.470 Kkal atau sudah sebanding dengan porsi makannya selama satu hari.

Durian juga banyak mengandung gula meski ada kandung mangan yang bisa menjaga kadar gula tetap stabil. Bagi ibu hamil, durian diyakini tidak baik karena mengandung banyak gula dan sedikit alkohol.

Meski belum ada penelitian yang membuktikan bahwa durian memicu kontraksi dan keguguran, ibu hamil selalu dianjurkan untuk tidak terlalu banyak makan buah ini.

Gangguan pencernaan juga bisa terjadi jika durian dikonsumsi bersama dengan minuman beralkohol. Penelitian di University of Tsukuba, Jepang bahkan membuktikan kandungan sulfur pada durian bisa menghambat metabolisme alkohol dan bisa memicu kematian.

Nah, itu semua bahaya yang ada pada durian jika memakannya terlalu banyak atau dibarengi dengan makanan tinggi kolesterol lainnya seperti daging atau alkohol.

Di sisi lain, durian yang dijuluki sebagai 'raja buah' ini juga banyak manfaatnya yang tidak hanya didapatkan dari daging buahnya tapi kulit dan daunnya juga berguna. Kulitnya bisa untuk mengusir nyamuk dan mengobati kurap sementara daunnya banyak dipakai sebagai ramuan penurun panas.

Namun karena tidak banyak orang yang mengonsumsi daun durian apalagi kulitnya, manfaat dari daging buah durian yang lezat tentu lebih mudah didapatkan.

Dikutip dari Healthmad, Jumat (12/11/2010), berikut ini adalah beberapa penyakit yang bisa diatasi dengan makan buah durian yang tidak terlalu banyak.

1. Mengatasi sembelit karena banyak mengandung serat
2. Mengatasi anemia karena mengandung folat atau Vitamin B9 yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah
3. Menjaga kesehatan kulit karena mengandung Vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dan antipenuaan
4. Mengandung banyak potasium atau kalsium sehingga baik untuk keseahtan tulang dan persendian
5. Asal tidak dimakan berlebihan, kandungan mangaan dalam durian bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil
6. Mengandung senyawa tembaga yang bisa menjaga kesehatan kelenjar tiroid
7. Menjaga nafsu makan karena banyak mengandung thiamin atau Vitamin B1
8. Mengatasi migrain karena mengandung senyawa riboflavin atau Vitamin B2
9. Meredakan stres dan mengatasi depresi karena mengandung Vitamin B6 atau piridoksin
10. Menjaga kesehatan gigi dan mulut karena mengandung posphor.


Tapi jika Anda makan durian yang didapat malah badan tidak enak, coba cek lagi berapa banyak durian yang sudah dimakan dan apa saja teman makan duriannya sehingga memicu tak enak badan.

Read more...

Larangan Saat Hamil dan Alasannya

1 Comments
Saat hamil tidak semua kegiatan atau makanan dan minuman boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Ini dia penjelasan mengenai 5 larangan yang tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil.

Apapun yang dilakukan atau dikonsumsi oleh ibu hamil bisa mempengaruhi kehamilan dan kondisi janin yang dikandungnya.

Dikutip dari Healthland.time.com, Jumat (12/11/2010) ada penjelasan mengenai 5 larangan bagi ibu hamil, yaitu:

Alkohol
Organisasi kesehatan dunia (WHO) serta pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat (CDC) mendorong perempuan yang sedang hamil untuk tidak mengonsumsi alkohol setetes pun.

Hal ini karena konsumsi alkohol selama hamil dapat meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran prematur. Peminum alkohol berat dikaitkan dengan fetal alcohol syndrome yang gejalanya mencakup kecacatan pada wajah, IQ rendah, keterbelakangan mental, koordinasi buruk, perilaku agresif dan masalah lainnya.

Kafein
Kafein bisa melintasi plasenta sehingga meningkatkan laju jantung dan juga pernapasan janin. Satu hal yang menjadi kekhawatiran adalah kafein dapat mengurangi penyerapan zat besi pada ibu yang secara teoritis dapat memicu anemia. Karena perempuan hamil rentan terkena anemia, maka mengonsumsi kafein bisa memberikan efek buruk dan memperparah keadaan seperti pusing, kelelahan serta detak jantung tak teratur.

Studi tahun 2008 yang dimuat dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology menemukan konsumsi lebih dari 200 mg kafein (sekitar 10 ons kopi) per hari bisa meningkatkan dua kali lipat risiko keguguran pada usia kehamilan 71 hari. Studi lainnya menunjukkan konsumsi kafein terkait dengan cryptorchidism (testis yang tidak turun) pada bayi laki-laki.

Hot tubs (berendam air panas)
Tujuannya adalah menghindari peningkatan suhu inti tubuh yang dapat mempengaruhi perkembangan janin dan risiko keguguran terutama selama trimester pertama, dan berendam air panas juga dapat memicu terjadinya dehidrasi serta meningkatkan denyut jantung. Karenanya mandi kolam air panas atau sauna sebaiknya dihindari.

Selain itu perempuan yang tinggal di iklim panas harus lebih berhati-hati agar tidak terlalu panas dengan cara tinggal di dalam rumah, menggunakan AC serta menghindari udara panas.

Mewarnai rambut
Sebuah studi tahun 2005 yang didukung oleh National Institute of Health menemukan hubungan antara ibu yang mewarnai rambut sebelum atau selama hamil bisa meningkatkan risiko neuroblastoma, yaitu salah satu jenis kanker pada anak. Namun penyebab pastinya belum dapat diketahui dengan jelas, sehingga perlu dilakuakn studi lebih lanjut.

Meski demikian American Pregnancy Association menuturkan sedikit pewarna yang bersentuhan dengan kulit ibu bisa diserap oleh tubuh dan masuk ke dalam aliran darah.

Perjalanan udara
Beberapa kondisi kesehatan tertentu selama hamil bisa menimbulkan risiko saat melakukan perjalanan udara. Sebagai contoh, hipertensi selama hamil (preeclampsia) dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah yang nantinya berujung pada trombosis vena (deep vein thrombosis).

Sementara itu studi tahun 1999 menemukan pekerja udara memiliki risiko lebih tinggi mengalami keguguran selama trimester pertama. Karenanya sebelum ibu hamil bepergian menggunakan pesawat, pastikan untuk memeriksa kondisi kesehatan dan janin yang dikandungnya terlebih dahulu.[detikHealth]

Read more...

Tuesday, November 9, 2010

Cokelat yang Haram

0 Comments
Semua pasti suka Coklat. Mau dibuat permen, cake, cookies atau minuman, tak ada yang sanggup menolak kelezatannya. Namun kaum muslim tetap harus berhati-hati karena penganan ini bisa berubah menjadi haram tidak halal. Kok bisa?

Cokelat sebagai sebuah kenikmatan, memang hampir semua orang mengakuinya. Hal tersebut dikarenakan selain rasanya yang lezat dan aroma cokelat juga bisa membangkitkan gelombang theta pada otak yang menimbulkan efek rileks.

Bahkan sejumlah penelitian juga telah membuktikan bahwa cokelat memberi pengaruh baik bagi kesehatan. Tak heran kalau cokelat disukai mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga orang tua sekalipun.

Cokelat bisa merasuk ke dalam banyak jenis produk makanan seperti cake, roti, dll dan minuman seperti susu cokelat, dll. Cokelat yang memiliki nama latin Theobroma Cacao yang berarti makanan para dewa ini juga dapat bermetamorforsa menjadi produk di luar makanan seperti produk kosmetika antara lain lulur dan parfum.

Tetapi bagi kaum muslim, cokelat juga harus diwaspadai sebab tak jarang penganan atau minuman cokelat dicampurkan dengan alkohol. Di luar negeri lazin ditemukan campuran rhum atau cognac dalam produk-produk cokelat praline atau batangan. Di cafe atau restoran sekalipun minuman cokelat terkadang ikut dicampurkan dengan rhum untuk menambah aroma dan sensasi yang berbeda.

Alkohol atau miras sebagaimana diketahui oleh kaum muslim adalah haram. Meskipun kandungan alkoholnya sudah hilang tetap saja produk tersebut dikategorikan non halal. Oleh karena itu meneliti komposisi produk cokelat sebelum membelinya sangat penting dilakukan. Sedangkan jika Anda pergi ke cafe atau restoran dan memesan minuman yang meragukan komposisinya jangan segan atau malu untuk bertanya terlebih dahulu.[detikFood]

Read more...

Monday, November 1, 2010

Benarkah Kedelai Memicu Kanker

0 Comments
Tahu, tempe, susu kedelai dan makanan lain dari kedelai ternyata tidak hanya menjadi sumber vitamin E. Riset juga membuktikan kedelai juga bisa menjadi pencegah kanker. Apa saja khasiat dahsyat kedelai ini?

Banyak penelitian menemukan kedelai adalah salah satu sumber makanan yang mampu mencegah kanker, khususnya kanker payudara. Mengapa demikian? Ternyata kedelai mengandung senyawa bernama isoflavon yang berperan sebagai estrogen ketika berada di dalam tubuh.

Sementara orang mempercayai kedelai bisa memicu kanker. Berdasarkan penelitian isoflavon yang ada pada kedelai justru memiliki pengaruh yang baik untuk tubuh selama di konsumsi dalam jumlah yang tepat. Di tahun 2008, the British Journal of Cancer menemukan fakta bahwa wanita Asia yang mengkonsumsi kedelai atau makanan yang berbahan dasar kedelai seperti tahu, tempe ataupun susu kedelai setiap hari memiliki resiko terkena kanker payudara lebih kecil dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya.

Ditahun 2009, American Journal of Clinical Nutrition mengadakan penelitian kepada sekitar 74.000 wanita di Cina yang berusia 40-70th. Para wanita yang mengkonsumsi kedelai setiap hari dalam kecenderungan terkena kanker payudara lebih kecil. Apalagi di masa premenopouse, jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi kedelai sama sekali.

Mengkonsumsi kedelai sejak remaja secara teratur akan bermanfaat saat tua nanti. "Studi ini menunjukkan bahwa asupan kedelai tinggi dapat mengurangi risiko kanker payudara," terang Wei Zheng, MD, Ph.D., profesor dan kepala, Divisi Epidemiologi di Vanderbilt University.

Menurut Wei Zheng, ketika tingkat estrogen dalam tubuh tinggi, isoflavon dalam kedelai tidak akan merusak estrogen alami dalam tubuh yang bisa menyebabkan kanker payudara. Ketika wanita memasuki masa menopouse, isoflavon bertindak sebagai estrogen di dalam tubuh meskipun tidak lah kuat. "Sehingga dengan kata lain, mengkonsumsi kedelai dan makanan keturunannya tidak akan menyebabkan resiko kanker payudara jadi meningkat." tutup Wei Zheng. [detikFood]

Read more...

Friday, October 29, 2010

Makan Serat dan Vitamin D Cegah Flu

0 Comments
Cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini dapat membuat kondisi tubuh turun drastis. Mudah kena flu dan mudah jatuh sakit. Padahal dengan selektif memilih makanan yang bisa menunjang daya tahan tubuh, virus flu tak bakal menyerang.

Memiliki tubuh sehat seumur hidup adalah dambaan setiap orang. Namun situasi dan kondisi lingkungan yang selalu berubah membuat daya tubuh mudah turun. Beragam virus yang menyerang mudah dihindari dengan daya tahan tubuh yang kuat. Coba saja hal berikut ini untuk membangun daya tahan tubuh.

1. Konsumsilah vitamin D: Jika cukup asupan vitamin D, maka kemungkinan kecil bakal terhindar dari masalah kesehatan, mulai dari flu sampai kanker. Vitamin D mudah didapatkan melalui paparan sinar matahari. Dalam dosis kecil ada pada ikan berlemak (salmon).

Penelitian baru di Amerika Journal of Clinical Nutrition menunjukan bahwa dengan mengkonsumsi suplemen dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Lebih dari 300 anak di Jepang yang mengkonsumsi vitamin D harian (1.200 IU) sebanyak 40%, sangat sedikit yang terkena serangan virus flu, dibandingakan yang tidak.

Studi menunjukan bahwa gizi dapat membantu sel kekebalan tubuh mengindentifikasi dan menghancurkan bakteri virus yang dapat membuat tubuh tak sehat, tutur Adit Ginde, MD, MPH, seorang peneliti kesehatan masyarakat di University of Colorado School of Medicine di Denver. Karena itu sebaiknya minimal mengkonsumsi 1.000 IU vitamin D (konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsi lebih).

2. Penuhi kebutuhan serat harian: Seseorang yang memenuhi kebutuhan serat selama enam minggu, terhindar dari infeksi bakteri. Menurut studi Jurnal Brain, Behavior dan Imunity, serat terdapat pada buah jeruk, apel wortel, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran berdaun hijau dan gandum yang dapat melawan peradangan, upayakan mengkonsumsi serat 25 sampai 38 grm sehari, ungkap seorang penulis utama Cristina Sherry, Ph. D., RD dari Universitas of Michigian, Ann Arbor.

3. Tetap Ramping: Menurut studi Tufts University orang dewasa yang memiliki berat badan berlebih dianjurkan untuk melakukan diet untuk mengurangi kalori hingga 50%. Ternyata berat tubuh yang ideal membuat daya tahan tubuh bekerja lebih baik dibandingkan mereka yang mengalami obesitas. Jadi ada baiknya mengontrol jumlah makanan yang masuk agar tidak terjadi kelebihan berat badan dan tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Perlu diingat, jika sedang menurunkan berat badan,sebaiknya jagalah mutu diet dengan mengkonsumsi buah, sayuran dan sumber protein, seperti ikan, ayam dan susu rendah lemak agar tubuh anda tetap ramping dan sehat! [detikFood]


Read more...

Thursday, October 14, 2010

Mengurangi Nasi Bermanfaat Bagi Kesehatan

1 Comments
Nasi termasuk sumber karbohidrat yang paling enak dibanding ubi, jagung atau singkong. Makanya tidak heran jika orang Indonesia sangat tergantung dengan nasi. Tapi sebenarnya mengurangi makan nasi lebih banyak manfaatnya.

Jika rencana pemerintah membuat program 'Sehari Tanpa Nasi' atau 'One Day No Rice' menuai pro kontra, praktisi kesehatan justru melihat banyak manfaatnya buat kesehatan rakyat.

Tapi memang diakui tidak mudah mengubah pola pikir orang Indonesia yang sudah ratusan tahun sangat tergantung pada makan nasi. Sampai-sampai ada istilah 'belum makan bila tak makan nasi'.

"Saya sangat mendukung bila ada kebijakan seperti itu. Yang kita butuhkan sebenarnya kan bukan nasi tapi karbohidrat. Nah, karbohidrat yang bagus justru ada di singkong, ubi, pisang, jagung, kentang, nasi merah, kacang hijau atau roti gandum. Karbohidrat dari sini malah manfaatnya lebih besar daripada nasi," terang Dr Phaidon L Toruan, MM, dokter gizi dan pakar hidup sehat dari Jakarta Anti-aging & Executive Fitness Consultant, saat dihubungi detikHealth, Rabu (13/10/2010).

Apa keuntungannya mengurangi makan nasi?

Dr Phaidon menjelaskan salah satu manfaat mengganti kebiasaan makan nasi adalah menghindarkan dari penyakit diabetes tipe 2 (diabetes karena gaya hidup).

Asal tahu saja nasi memiliki kadar gula yang tinggi yang meningkatkan level glukosa dalam darah sehingga bisa memicu risiko terkena diabetes. Dan bagi penderita diabetes harus mengatur kadar gulanya, salah satunya dengan mengurangi makan nasi agar penyakitnya tak kumat.

Nasi putih termasuk karbohidrat sederhana yang mengandung kadar gula tinggi, ketika dicerna akan langsung menjadi energi dengan cepat dan meningkatkan kadar gula darah. Tapi karbohidrat sederhana tidak bisa menyimpan cadangan glikogen.

Sebaliknya jenis karbohidrat seperti ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum, nasi merah merupakan karbohidrat kompleks yang kadar gulanya rendah dan menahan kenyang lebih lama hingga 6 jam.

Karbohidrat kompleks ini bisa disimpan di liver dan otot sebagai glikogen (zat sebelum menjadi glukosa). Jika tubuh kekurangan energi, cadangan glikogen inilah yang akan dipecah menjadi glukosa sebagai sumber energi.

Karbohidrat kompleks mengandung lebih sedikit gula tapi lebih tinggi serat, sehingga justru memberi lebih banyak manfaat, baik bagi wanita, pria maupun anak-anak.

Menurut Dr Phaidon, manfaat karbohidrat kompleks rendah gula lebih bagus ketimbang nasi yaitu antara lain:

Bagi wanita

1. Membuat kulit halus, cantik dan bercahaya
2. Bebas toksin
3. Awet muda
4. Menghilangkan kerutan di wajah


Bagi pria

1. Meningkatkan gairah dan libido
2. Meningkatkan tenaga, stamina dan keperkasaan pria
3. Lebih bugar dan lebih bersemangat


Anak-anak

1. Meningkatkan kecerdasan
2. Meningkatkan kekuatan
3. Tidak mudah lelah dan sakit


"Kalau pemerintah mengimbau seperti itu, berarti pemerintah mau orang Indonesia jadi cantik, kulitnya halus, kuat dan pintar-pintar," tambah Dr Phaidon, yang juga pengarang buku 'Fat Loss Not Weight Loss'.

Dr Phaidon juga mengungkapkan bahwa orang Indonesia harus belajar mengubah anggapan 'belum makan bila tak makan nasi'.

"Kebanyakan orang Indonesia lebih suka berada di comfort zone, lebih suka makanan enak ketimbang makanan sehat dan berkualitas. Jadi untuk bisa mengubah anggapan itu, harus ada keinginan terlebih dahulu," jelas Dr Phaidon.

Untuk bisa mengubah anggapan tersebut, Dr Phaidon menegaskan harus ada keinginan. Adanya keinginan juga harus didukung dengan keyakinan, dengan demikian otak akan bereaksi dan mencari cara untuk dapat melakukan perubahan.

"Proses perubahan itu memang tidak nyaman, butuh sekitar 25-30 hari untuk penyesuaian. Penyesuaian yang dimaksudkan bukan tentang respons tubuh, tapi lebih pada selera. Kalau tubuh justru akan bereaksi dengan sangat baik ketika nasi diganti dengan karbohidrat lain yang kualitasnya lebih tinggi," jelas Dr Phaidon lebih lanjut.

Jadi silakan pilih tetap makan nasi karena enak tapi kurang banyak manfaatnya atau mulai pelan-pelan beralih ke ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum, nasi merah yang memang kurang enak tapi lebih banyak manfaat kesehatannya.
Sumber: detikHealth

Read more...

Thursday, October 7, 2010

Jus Buah Kemasan Haram?

0 Comments
Jus Anggur, Grape JuiceMengkonsumsi sumber vitamin C sangat penting bagi tubuh. Dan jus kemasan sering menjadi salah satu alternatif pilihan. Namun Anda harus tetap waspada, sebab ada kemungkinan jus kemasan dapat berubah statusnya menjadi tak halal. Kok bisa?

Cuaca yang sering berubah-ubah saat ini membuat kita harus waspada akan menurunnya kesehatan. Salah satunya cara mencegahnya adalah dengan mengkonsumsi gizi seimbang termasuk vitamin dan serat dalam jumlah yang cukup. Salah satu vitamin yang cukup penting adalah vitamin C yang banyak berasal dari buah-buahan dan sayur-mayur.

Untuk sumber vitamin C, buah-buah dalam bentuk utuh tampaknya memang jadi pilihan terbaik. Sebab buah-buahan tersebut bisa memenuhi kebutuhan vitamin C dan serat sekaligus. Namun ada pula yang lebih memilih dalam bentuk buah yang di jus. Dimana jus kemasan atau jus kaleng tersebut banyak sekali dijual di warung, toko, hingga supermarket.

Tidak ada salahnya memang jika kita memilih jus kemasan sebagai sumber vitamin C. Namun tetap harus waspada, karena walaupun nabati ada kemungkinan di dalam prosesnya tercemar dengan yang tidak halal.

Dalam pembuatan jus dalam kemasan memang penampilan menjadi sangat penting. Sehingga selain buah atau sayur sebagai bahan baku, terkadang ada kemungkinan ditambahkan bahan-bahan lain. Itulah sebabnya jika anda membeli jus apel dalam kemasan terlihat transparan.

Nah, supaya jus tersebut terlihat jernih maka pabrik biasanya menggunakan bahan lain sebagai penolong. Bahan yang dimaksud adalah enzim pektinase. Yang membuat keruh suatu zat disebut pektin dan agar pektinnya hilang, enzim pektinase ditambahkan ke dalam jus.

Permasalahnya adalah jika sudah menggunakan enzim harus dipastikan asal dan cara pengolahannya. Dimana dalam dunia industri enzim pektinase diperoleh dengan menggunakan proses fermentasi. Menurut standard MUI, jika menggunakan proses fermentasi maka harus dipastikan media yang digunakan harus terbebas dari bahan haram dan najis.

Selain itu, pabrik juga menggunakan gelatin sebagai penyerap kotoran atau ampas yang menjadi penyebab keruh jus. Sedangkan gelatin di sini berfungsi sebagai clarifier alias Penjernih. Seperti yang kita ketahui gelatin biasanya diolah dari tulang atau kulit hewan. Kalau sudah berkaitan dengan hewan, kita harus memastikan berasal dari hewan halal dan disembelih secara Islami atau tidak.

Selain itu, untuk jus tertentu sering ditambahkan vitamin C secara terpisah dan flavor. Kedua bahan ini juga ini berpotensi juga bersumber dari bahan yang tidak halal. Oleh karena itu hendaklah lebih berhati-hati memilih jus dan agar nyaman dan aman mengkonsumsinya biasakan memilih yang telah memiliki logo halal MUI.

(Sumber: LPPOM MUI) melalui detikFood.

Read more...
 

Lindung's Blog